Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Foto ilustrasi. /Reuters-Srdjan Zivulovic
Harianjogja.com, WONOSARI – Peredaran narkoba di Gunungkidul masih tinggi. Hal ini terlihat dari pengungapan peredaran hingga akhir Juni ini mencapai 35 kasus.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, peredaran narkoba di Gunungkidul harus diwaspadai. Pasalnya, peredaran masih terhitung tinggi, terutama menyangkut obat-obatan keras.
“Total hingga Juni ini sudah ada 35 kasus pengungkapan narkoba,” kata Suryanto kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).
BACA JUGA : Penjual Pil Koplo Asal Selopamioro Lakukan Transaksi
Jumlah kasus ini hampir mendekati kejadian pengungkapan di 2020 yang mencapai 58 kasus. Sedangkan di 2019 total ada 45 kasus yang berhasil diungkap. Menurut dia, kasus peredaran obat-obatan terlarang masih mendominasi, salah satunya pil koplo. Pil jenis ini memiliki harga murah, namun dari sisi dampak tidak kalah dengan efek dari narkotika.
“Kebanyakan barang dipasok dari luar daerah,” katanya.
Generasi muda, kisaran umur 18-25 tahun menjadi korban sekaligus pelaku. Sebagai langkah antisipasi, kepolisian meningkatkan patroli rutin serta menyisir sejumlah wilayah rawan peredaran barang haram itu.
“Salah satunya menyasar kawasan wisata dan tempat keramaian yang lain,” ungkapnya.
Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul Yudha Haryanto mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian bersama. Meski wilayahnya belum memiliki badan narkotika kabupaten (BNK), upaya pencegahan terus dilakukan.
BACA JUGA : Polres Bantul Tangkap Pria yang Jual Pil Koplo di Rumahnya
“Sosialisasi menyasar keberbagai kalangan, diantaranya para pelajar,” kata Yudha.
Menurut dia, bentuk keseriusan tersebut dalam peringatan Hari Anti Narkoba, pihaknya menggelar berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari aksi turun ke jalan membagikan pamphlet hingga talk show. “Sosialisasi dalam upaya pencegahan akan terus kami galakkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Ketua DPD Golkar DIY Singgih Januratmoko memastikan Musda XI Golkar Gunungkidul tetap digelar dan meminta kader menjaga soliditas.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Sabtu 31 Oktober 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk tujuh kandidat Direktur Jenderal WHO. Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027.
Kelurahan Gowongan mengedukasi orang tua tentang TBC pada anak sebagai upaya mencegah penularan dan mendukung pencegahan stunting.
Menag Nasaruddin Umar mendorong pesantren menghidupkan tradisi keilmuan Baitul Hikmah dan melahirkan ilmuwan lintas disiplin.