Corona Bergejolak, Wisata di Kulonprogo Tetap Dibuka

Objek wisata Pantai Glagah mulai diserbu wisatawan lokal DIY pada H1 Idulfitri 1442 Hijriah, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
24 Juni 2021 16:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Kulonprogo memutuskan untuk tetap membuka destinasi wisata meskipun kasus positif Covid-19 di wilayah Bumi Binangun sedang meningkat. Destinasi wisata yang dibuka merupakan objek wisata yang dikelola oleh pemerintah kabupaten Kulonprogo.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo, Joko Mursito mengatakan penutupan destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah kabupaten Kulonprogo akan berdampak terhadap pelaku wisata.

"Pantai Glagah yang menyumbang pendapatan asli daerah [PAD] cukup tinggi, kita tutup gitu kan tidak hanya sekadar tutup destinasinya, tapi di dalam itu kan banyak pedagang yang kena imbasnya. Kami masih melihatnya (opsi penutupan objek wisata). Begitu kita tutup destinasi, dampaknya banyak sekali," kata Joko pada Kamis (24/6/2021).

Lebih lanjut, alasan Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo belum menutup objek wisata yang dikelola oleh pemerintah Kabupaten Kulonprogo adalah belum adanya aturan dari Pemda DIY.

"Jika sudah ada aturan seperti Surat Edaran (SE) atau imbauan yang ditujukan kepada pemerintah tingkat kabupaten dan kota agar menutup obyek wisata, kami bakal menerapkannya [menutup objek wisata]," kata Joko.

"Kami berharap kalau memang akan ada penutupan, Jogja [DIY] ini kan sempit ya, ya mari tutup satu tutup semua. Kami selalu bersinergi dengan gugus tugas Covid-19 Kulonprogo untuk melihat perkembangan situasi dan kondisi yang ada di destinasi wisata maupun usaha jasa pariwisata," sambung Joko.

Dinpar Kabupaten Kulonprogo telah berupaya untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 di objek wisata yang dikelola oleh pemerintah kabupaten Kulonprogo. Pengetatan protokol pencegahan penularan Covid-19 akan dilakukan.

BACA JUGA: Dinilai Bermasalah, Dosen UPN Veteran Yogyakarta Kritik Kontrak P3K Perguruan Tinggi

"Pengecekan infrastruktur penunjang protokol Covid-19 di setiap objek wisata alam dilakukan secara periodik. Kami selalu mewanti-wanti pelaku wisata agar protokol Covid-19 diperketat. Mengecek kelaikan sarpras protokol Covid-19 juga akan kami lakukan," kata Joko.

"Sebenarnya sebelum Lebaran kami sudah meningkatkan protokol Covid-19. Sampai sekarang pun dengan peningkatan yang cukup tajam ini, mami punya WhatsApp grup yang isinya pengelola destinasi se-Kulonprogo dan pengelola retribusi wisata," sambung Joko.

Sebagai informasi, delapan destinasi wisata di Kulonprogo yang dikelola oleh Pemkab Kabupaten Kulonprogo di antaranya Gua Kiskendo, Waduk Sermo, Pantai Congot, Pantai Trisik, Kebun Teh Nglinggo, Wisata Alam Tritis, Kawasan Menoreh Barat dan Pantai Glagah.

"Hingga kini, seluruh objek wisata tersebut masih buka dan menerima wisatawan dari berbagai daerah," kata Joko.