Simak! Ini Daftar Siswa Terbaik LKS SMK Bidang Kesehatan di DIY

Sejumlah siswa terbaik bidang kesehatan SMK di DIY. - Ist/Mkks SMK.
25 Juni 2021 07:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Bidang Kesehatan tahun 2021 telah usai digelar. Kegiatan ini mampu menghasilkan sejumlah siswa terbaik dalam beberapa bidang kategori.

Berdasarkan rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (25/6/2021), pemenang LKS bidang Farmasi, terbaik pertama adalah Adinda Rahmamulia dari SMK Indonesia, terbaik kedua Muhammad Faisal dari SMK Kesehatan Bantul dan terbaik ketiga Lutsiyyana Farah Labibah dari SMK Kesehatan Binatama Sleman.

BACA JUGA : Ini Daftar 10 SMA Swasta Terbaik di DIY Versi LTMPT 

Adapun untuk bidang Health And Social Care, terbaik pertama Aurelia Lintang Nurlail dari SMK Kesehatan Sadewa Sleman, terbaik kedua Valensia Farra Diva Raynalta dari SMK Kesehatan Binatama Sleman dan Putri Wahyu Utami dari SMK Kesehatan Bantul.

Kemudian untuk bidang Teknik Laboratorium Medik terbaik pertama, Khairun Nisa dari SMK Kesehatan Bantul, terbaik kedua Nianda Aulia Nur Qurani dari SMK Kesehatan Bantul dan terbaik ketiga Tasya Ilyasa dari SMK Girihandayani Gunung Kidul.

Kompetisi digelar pada tanggal 15 Juni 2021 bertempat di SMK Muhammadiyah 3 Kota Jogja untuk bidang lomba Farmasi dan bidang lomba Teknik Laboratorium Medik di SMK Kesehatan Bantul untuk.  Sedangkan untuk bidang lomba Health and Social Care pada tanggal  15 sampai 17 Juni 2021 di Mini Hospital UMY.

BACA JUGA : Ini 20 Referensi SMA Terbaik di DIY Versi LTMP

“Kompetisi ini diharapkan mampu memberikan memotivasi siswa SMK Kesehatan di DIY untuk terus berprestasi dan menjadi yang terbaik. Karena melalui kompetisi ini harapannya peserta  memiliki nilai lebih atau keunggulan mencakup kemampuan maupun keahlian bidang yang dikuasai siswa, kemampuan softskill, serta karakter yang Tangguh,” kata Koordinator MKKS Bidang Kesehatan DIY Ari Widiastuti.

Menurutnya pandemi harus menjadi motivasi, bukan penghambat. Maka jiwa semangat harus ditumbuhkan untuk menjadi berkembang dengan mental yang kuat dan siap terjun di masyarakat. “Siswa-Siswi di DIY bukan lagi menjadi kaum rebahan, melainkan harus berkompetisi. Pandemi jangan menjadi hambatan, berjuang untuk meraih masa depan,” katanya.