Advertisement

Orang Tua Waspada! Ribuan Anak di DIY Terpapar Covid-19

Ujang Hasanudin
Jum'at, 25 Juni 2021 - 15:37 WIB
Bhekti Suryani
Orang Tua Waspada! Ribuan Anak di DIY Terpapar Covid-19 Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY melalui Dinas Kesehatan meminta orang tua untuk tidak membawa anak-anak ke luar rumah saat beraktivitas selama pandemi Covid-19 ini. Sebab berdasarkan catatan Dinas Kesehatan ada ribuan anak yang terpapar Covid-19 sejak pandemi melanda DIY pada Maret 2020 hingga menjelang akhir Juni 2021 ini.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan imbauan anak-anak untuk tetap berada di rumah dalam pengawasan orang tua selama masa pandemi ini sudah berkali-kali disampaikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Menurut dia tempat paling aman untuk anak adalah tetap di dalam rumah.

Advertisement

Namun fakta di lapangan pihaknya masih menemukan anak sering dibawa aktivitas ke luar rumah oleh orang tuanya, “Beberapa kali vaksinasi Covid-19 masal saya masih melihat yang divaksin bapak dan ibu, tapi anaknya dibawa, engga pakai masker pula,” ucap Pembajun, melalui Zoom Meeting, Jumat (25/6/2021) ini.

BACA JUGA: Awan Panas Meluncur hingga 3 Km, Lereng Merapi Diguyur Hujan Abu

Pembajun mengatakan anak-anak di DIY yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah dari bulan ke bulan dan puncaknya terjadi pada Juni ini dimana penularan Covid-19 semakin masif setidaknya sejak sepekan terakhir.

Pihaknya mencatat ada 3.227 anak usia 0-10 tahun yang positif Covid-19. Sementara usia 10-20 tahun ada 5.554 anak yang terpapar Covid-19 sejak pandemi melanda DIY pada Maet 2020 lalu. Namun khusus anak usia 0-18 tahun selama 2021 ini terdapat 6.008 anak yang terpapar Covid-19.

Tertinggi penularan ada pada Januari dan Juni 2021 ini. Januari lalu ada 1.031 anak yang terpapar Covid-19. Angka menurun di Februari sebanyak 619 anak, Maret 783 anak, April 598 anak, Mei 926 anak, dan Juni 2.051 anak.

“Imbauan IDAI anak tak boleh dibawa keluar pada masa seperti ini apalagi penularan [Covid-19] meningkat, anak rentan. Makanya IDAI juga meminta menunda pembelajaran tatap muka,” ujar Pembajun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Gebyar Mualaf 2024 Digelar di Sleman

Gebyar Mualaf 2024 Digelar di Sleman

Jogjapolitan | 2 hours ago

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

400 Ribu Wajib Pajak Belum Lakukan Pemadanan NIK dengan NPWP

News
| Minggu, 14 Juli 2024, 17:27 WIB

Advertisement

alt

Bogor Punya Banyak Wisata Alam yang Layak Dikunjungi, Ini Daftarnya

Wisata
| Sabtu, 13 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement