Awan Panas Meluncur hingga 3 Km, Lereng Merapi Diguyur Hujan Abu

Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
25 Juni 2021 12:37 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dilanda hujan abu akibat terjadinya guguran awan panas Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat pukul 04.43 WIB, dengan jarak luncur berkisar tiga kilometer ke arah tenggara.

"Pagi ini abu vulkanis tipis terpantau turun di permukiman warga lereng Merapi, yakni di Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, dan Dusun Srunen di Kelurahan Glagaharjo, Kapanewon (Kecamatan) Cangkringan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan, Jumat (25/6/2021).

Menurut dia, hujan abu juga terjadi di lereng Merapi sisi tengah, yakni di Dusun Ngrangkah dan Dusun Plosokerep, Kelurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan.

BACA JUGA: 11 Jurnalis DIY Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Sedangkan di wilayah lereng barat Merapi, hujan abu terpantau di Dusun Turgo, Kelurahan Purwobinangun, Kecamatan Pakem," katanya.

Ia mengatakan, meskipun terjadi hujan abu di beberapa wilayah lereng Gunung Merapi tersebut, tidak sampai menimbulkan kepanikan di masyarakat setempat.

"Warga di wilayah-wilayah tersebut tetap tenang dan terus bersiaga. Kondisi tetap aman terkendali dan warga tetap beraktivitas seperti biasa," katanya.

Makwan mengatakan, terjadi tiga kali awan panas guguran di Gunung Merapi yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman, DIY dan Jawa Tengah.

"Guguran terjadi pada 25 Juni 2021 pukul 04.43 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 MM dan durasi 61, 132, dan 245 detik. Jarak luncur maksimal tiga kilometer ke arah tenggara, teramati kolom asap setinggi lebih kurang 1.000 meter di atas puncak Merapi," katanya.

Sumber : Antara