Uniknya Batik di Atas Kayu Khas Curug Pulosari Krebet

Beberapa kreasi kerajinan batik kayu ala Krebet. (www.krebet.com)
26 Juni 2021 08:17 WIB Lajeng Padmaratri Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Lama sebelum muncul nama Curug Pulosari sebagai salah satu destinasi wisata di Krebet, desa wisata tersebut dikenal sebagai sentra kerajinan kayu dan batik di Jogja. Kerajinan itu terbilang unik karena biasanya batik ditorehkan di atas kain, tetapi warga Krebet justru membatik di atas kayu.

Proses membatik dengan media kayu tentunya akan membutuhkan keterampilan tersendiri, bahkan sangat berbeda dengan proses membatik di atas kain. Polanya cukup sulit karena dibuat secara manual dan tidak dicetak. Ketelitian tinggi sangat dibutuhkan saat membatik kayu.

Melansir laman Visitingjogja.com, kayu yang digunakan bersumber dari kayu mahoni, klepu, dan sengon yang banyak ditemukan di wilayah Bantul. Kerajinan batik kayu ini bisa berbentuk topeng, wayang, patung, bingkai cermin, hingga gantungan kunci. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp1.500 hingga jutaan rupiah.

Motif batik kayu yang ditawarkan Desa Wisata Krebet ini sangat beragam seperti motif parangbarong, kawung, parangrusak, garuda, sidorahayu, sidomukti, dan banyak motif lainnya. Motif yang cantik itu ketika ditorehkan ke media kayu membuat suatu kerajinan dengan nilai estetika yang tinggi.

Di kampung wisata ini terdapat sekitar empat puluh sanggar untuk berlatih membatik kayu. Sehingga, ketika berkunjung ke Krebet, wisatawan bisa praktik membatik di atas kayu.

Paket wisata membatik dengan media kayu tersebut terdiri dari paket batik pemula, batik kecil, batik sedang, hingga batik besar. Batik hasil karya praktik ini juga bisa dibawa pulang sebagai cinderamata.

Wisatawan juga bisa memilih berbagai batik kayu lain untuk dijadikan oleh-oleh seusai berwisata ke Krebet. Tak hanya diminati wisatawan, batik kayu ini bahkan banyak dipesan dari mancanegara. 

Tentang Curug Pulosari

Lokasi:
Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul, DIY

Ketinggian:
4-5 meter

Jam buka:
07.00 WIB – 18.00 WIB

Jarak dari Pusat Kota Jogja:
15,7 kilometer (45 menit mengendarai sepeda motor)

Sumber : Detik