Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Sejumlah pengunjung berjalan di kawasan Malioboro pada saat uji coba Malioboro bebas kendaraan bermotor, Rabu (11/11/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pariwisata DIY bersama Dinas Pariwisata di kabupaten dan kota tengah mengkaji untuk menutup sejumlah objek wisata terkait adanya peningkatan kasus Covid-19 di DIY sejak beberapa hari terakhir ini.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan penutupan objek wisata sebenarnya bagi objek wisata yang ada di dalam zona merah. Sementara penentuan zonasi risiko penularan Covid-19 saat ada ada dua versi. Yang pertama adalah versi epidemiologi dan versi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang ditentukan oleh masing-masing kepala daerah.
Jika mengacu pada zonasi yang ditetapkan epidemiologi zonasi merah di DIY ada tiga kabupaten dan satu kota, yakni Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Jogja. Sementara Kulonprogo masuk dalam zona oranye. Padahal dalam Instuksi Gubernur DIY Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro bahwa salah satunya berisi pelaksanaan kegiatan di area publik seperti fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum atau area publik lainnya, ditutup sementara waktu sampai wilayah tersebut tidak lagi dinyatakan zona merah.
“Dalam Instruksi Mendagri maupun Instruksi Gubernur DIY menyampaikankan bahwa penetapan zonasi ditentukan pemerintah daerah setempat. Sementara pemerintah kabupaten dan kota belum berani nentukan sikap,” kata Singgih, Selasa (28/6/2021).
Meski belum ada penetapan penutupan wisata secara resmi, namun sudah banyak objek wisata yang tutup secara mandiri maupun berdasarkan keputusan kepala daerah masing-masing. Misalnya, di Bantul semua objek wisata yang dikelola pemerintah ditutup selama dua hari setiap Sabtu dan Minggu.
Empat lokasi wisata Kraton juga tutup sejak 26 Juni lalu sampai 2 Juli nanti. Demikian Benteng Vrederburg, Candi Prambanan dan candi lainnya juga tutup, seperti Candi Sambisasri, Candi kalasan, Candi Barong, Candi Banyunibo, Candi Ijo, Candi Gebang, Candi Kedulan, Situs Ratu Boko dan Warung Boto, “Sementara kondinya seperti itu, kami masih koordinasi sama-sama rumuskan hal tersebut [penentuan zonasi resiko penularan Covid-19],” ujar Singgih.
BACA JUGA: Diduga Jadi Pengedar, 3 Mahasiswa di Jogja Ditangkap dengan Barang Bukti Ganja 1,7 Kg
Jadi jika mengacu pada amanah Instruksi Gubernur DIY adalah zonasi yang ditentukan daerah setempat akan mengikuti daerah kabupaten kota. Selama ini pergerakan baik itu pergerakan zonasi yang selalu dapatkan update dari pusat dan kabupaten kota itu akumulasi zonasi RT/RW sebagai implementasi PPKM Mikro.
“Di Gunungkidul memang saya memantau untuk aktivitas pariwisata jalan tapi prokes ketat. Di Kulonprogo memang masuk zonasi oranye sehingga kegatan kepariwisataan masih jalan dengan prokes,” ujar Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.