Merapi Muntahkan Serangkaian Awan Panas

Gunung Merapi dilihat dari Jurangjero, Srumbung, Kabupaten Magelang, 7 Januari 2021. - Harian Jogja/Nina Atmasari
30 Juni 2021 21:17 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Aktivitas Gunung Merapi terpantau meningkat pada Rabu (30/6/2021), ditandai dengan kejadian guguran lava dan awan panas guguran dengan intensitas yang cukup tinggi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan tanggal 30 Juni 2021 pukul 12.00-18.00 WIB, teramati sembilan kali awan panas, dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi maksimal 128 detik.

"Sebanyak delapan awan panas meluncur ke arah tenggara, yakni hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimal 1 km, dan satu awan panas dengan jarak luncur maksimal 1,3 km ke arah barat daya. Pada saat kejadian awan panas, angin dominan dilaporkan berembus ke barat," katanya.

Jarak luncur awanpanas yang terjadi hari ini masih dalam jarak prakiraan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, yaitu 3 km dari puncak untuk Sungai Woro serta 5 km dari puncak untuk Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

BACA JUGA: Dinkes Sleman Ungkap Banyak Pasien Covid-19 OTG Tiba-Tiba Bergejala Berat

Erupsi eksplosif masih berpeluang terjadi dengan ancaman bahaya berupa lontaran material dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak panik, serta selalu mengikuti informasi dari sumber yang terpercaya.