Kasus Corona DIY Catat Rekor Lagi, Sehari 922 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Jojon
02 Juli 2021 17:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Penularan Covid-19 di DIY terus meningkat dari hari ke hari, bahkan per 2 Juli 2021 ini sebanyak 922 warga DIY terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 62.276 kasus.

Penambahan kasus positif Covid-19 di DIY ini merupakan rekor tertinggi sejak pandemi melanda Bumi Mataram pada Maret 2020 lalu. Penambahan kasus positif terbanyak dari Sleman 308 kasus, disusul Jogja 284 kasus, Bantul 200 kasus, Kulonprogo 92 kasus, dan Gunungkidul 38 kasus.

Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan penambahan kasus positif ini berdasarkan pemeriksaan sampel harian sebanyak 2.571 sampel dan pemeriksaan orang 2.439 orang. Sementara total sampel diperiksa 355.645 sampel dan total jumlah orang diperiksa 329.506.

Penambahan kasus positif ini juga terbanyak dari tracing kontak kasus positif Covid-19 672 kasus, “Periksa mandiri 208 kasus, screening karyawan kesehatan 15 kasus, dan belum ada info atau belum diketahui riwayatnya sebanyak 27 kasus,” kata Ditya, Jumat (2/7/2021).

Baca juga: BPD DIY Ubah Jam Layanan dan Maksimalkan Layanan Digital

Pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus meninggal dunia sebanyak 24 orang, sehingga total kasus meninggal menjadi 1.620 kasus. penambahan kasus meninggal dunia karena Covid-19 terbanyak dari Sleman sembilan orang, kemudian disusul Jogja tujuh orang, Kulonprogo dan Bantul masing-masing tiga orang, dan Gunungkiudul dua orang.

Penambahan angka kematian ini atau case fatality rate sebesar 2,60%. Sementara penambahan angka kesembuhan atau case recovery rate 79,09%. Penambahan angka kesembuhan per 2 Juli 2021 sebanyak 353 kasus, sehingga total sembuh menjadi 49.251 kasus. Penambahan angka sembuh dari Covid-19 dari Jogja 63 kasus, Bantul 146 kasus, Kulonprogo 47 kasus, Gunungkidul 20 kasus, dan Sleman 77 kasus.

BOR Covid-19 Capai 93,62%

Sementara ketersediaan bed atau tempat tidur non-critical sudah dari 1.145 bed yang tersedia sudah digunakan 1.072 bed atau Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 93,62%. Adapun ketersediaan bed critical dari 140 yang ada terpakai 84 bed atau BOR mencapai 60%.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, kadarmanta Baskara Aji, sebelumnya meminta kepada manajemen rumah sakit khususnya rumah sakit rujukan khusus pasien untuk terus menambah tempat tidur khusus pasien Covid-19 dengan mengubah bed reguler menjadi bed Covid-19.

Selain itu juga Pemda DIY akan meminta lulusan Poltakes milik Kementerian Kesehatan untuk diperbantukan ke rumah sakit Covid-19 sebagai antisipasi kekurangan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan khususnya perawat.