Shamsi Ali Ungkap Islam Tumbuh Pesat di AS Pascatragedi 11 September
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Kondisi Malioboro yang sepi tanpa ada aktivitas pedagang saat penerapan PPKM Darurat, Senin (5/7/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi.
Harianjogja.com, JOGJA-DPRD DIY mendesak Pemda DIY untuk memberikan perhatian dengan memberikan bantuan kepada warga terdampak secara ekonomi selama penerapan PPKM Darurat. Bantuan ini bisa dikucurkan melalui skema pemulihan ekonomi.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menjelaskan PPKM Darurat sudah menjadi keputusan pusat yang harus dipatuhi oleh daerah. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan penularan Covid-19 termasuk di DIY yang setiap harinya terus merangkak naik. Namun harus diakui, kondisi perekonomian saat ini menjadi tertekan, terutama saat adanya pembatasan kegiatan dalam aktivitas warga sesuai aturan PPKM Darurat.
"Karena aktivitas dikurangi maka jelas mengurangi aktivitas perekonomian. Kehidupan warga yang terdampak Covid-19 butuh dijamin pemerintah daerah agar terpenuhi kebutuhan pokoknya," kata Eko Senin (5/7/2021).
Politikus PDIP ini menilai Pemda DIY bisa mengalokasikan APBD DIY melalui skema bantuan untuk pemulihan ekonomi. Kebijakan pemulihan ekonomi rakyat harus bisa segera di bangkitkan seiring dengan penguatan sistem pelayanan kesehatan kepada masyarakat. "Tidak boleh ada satu pun rakyat DIY yang kelaparan," tegas Eko.
Sehingga Pemda DIY memiliki sejumlah PR mulai dari penanganan layanan kesehatan terutama bagi pasien Covid-19, namun juga harus menyiapkan strategi untuk pemulihan ekonomi. Meski dalam kondisi yang serba tidak menentu, perekonomian masyarakat tetap harus dibangkitkan.
"Misal dengan membelanjakan APBD DIY ini hanya di dalam DIY saja sehingga perputaran uangnya di DIY dan berdampak secara ekonomi," katanya.
Ia menambahkan selain aspek ekonomi secara umum yang harus diperjuangkan, Pemda DIY juga perlu memberikan jaminan kebutuhan pangan khususnya warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. "Yang lainnya, percepatan belanja APBD untuk membeli produk rakyat yang digunakan untuk mendukung penanggulangan Covid-19 maupun operasional pemda," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.