3 Hari PPKM Darurat, Satpol-PP Kulonprogo Layangkan 67 Teguran

Petugas gabungan saat membubarkan kerumunan massa di JJLS, Sanden, Bantul, Sabtu (26/9/2020) malam. - Ist/ dok Satpol PP Bantul
07 Juli 2021 06:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Satpol-PP Kabupaten Kulonprogo telah melayangkan sebanyak 67 teguran selama tiga hari pelaksanaan PPKM Darurat di kabupaten Kulonprogo. Teguran dilayangkan di sejumlah tempat, mulai dari pasar tradisional, rumah makan, cafe, hingga objek wisata.

Sekertaris Satpol PP Kulonprogo Hera Suwanto mengatakan teguran terbanyak dilayangkan di cafe dan rumah makan sebanyak 25 teguran. Selanjutnya, 10 teguran di sejumlah tempat.

"Dua diantaranya diberikan di pasar tradisional, satu di kegiatan konstruksi, satu di pertokoan, tiga di rumah makan, satu di area olahraga, dan dua di obyek wisata. Teguran tersebut kami layangkan di hari pertama pelaksanaan PPKM darurat," kata Hera pada Selasa (6/7/2021).

Lebih lanjut, di hari kedua pelaksanaan PPKM darurat Satpol PP kembali menemukan sejumlah pelanggaran protokol pencegahan penularan Covid-19. Cafe dan restoran menjadi tempat terbanyak ditemukannya pelanggaran protokol Covid-19.

Baca juga: PPKM Darurat Dinilai Tak Efektif, Ini Kritik ke Pemerintah

"Kemudian di hari kedua yakni Sabtu [4/7/2021], pelanggaran banyak ditemukan di cafe serta rumah makan dengan jumlah 25 teguran. Disusul teguran kepada pedagang kaki lima [PKL] sebanyak tiga teguran, pada kegiatan hajatan dua teguran dan kegiatan seni budaya satu teguran," kata Hera.

Adapun, di hari ketiga pelaksanaan PPKM darurat, pelanggaran kembali terjadi di cafe dan restoran. Begitu juga dengan adanya hajatan.

Satpol-PP Kabupaten Kulonprogo memberikan teguran kepada pelaku usaha (PKL) dan penyelenggara hajatan di masing-masing tempat yakni sebanyak dua pelanggaran. Kami juga memberikan teguran kepada 22 pemilik cafe dan rumah makan.

"Total teguran yang kami layangkan kepada sejumlah pelanggar protokol pencegahan penularan Covid-19 di kabupaten Kulonprogo selama tiga hari PPKM [3-5 Juli] berjumlah 67 teguran," ujar Hera.