PPKM Darurat, Kegiatan di TBY Ditunda

Kepala TBY Diah Tutuko Suryandaru-Harian Jogja - Sirojul Khafid
08 Juli 2021 06:07 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

JOGJA-Semua kegiatan atau aktivitas seni di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) ditunda sampai 20 Juli mendatang atau selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
“Selama PPkm Darurat, di TBY aktivitas event sementara ditunda sampai 20 Juli sambil nanti kami informasikan selanjutnya. Intinya semua aktivitas seni di TBY tidak ada saat ini,” kata Kepala TBY, Diah Tutuko Suryandaru, Rabu (7/7).
Diah mengatakan sejatinya ada sejumlah kegiatan seni yang seharusnya digelar pada Juli ini, di antaranya adalah gelar seni tradisi yang setiap bulan rutin diadakan, kemudian pertunjukan rebon atau setiap malam rabu ada ketoprak, dagelan mataram sampai teater. Namun karena melihat perkembangan penularan virus Corona di DIY semakin meningkat, kegiatan ditunda.
Ditambah lagi dengan adanya Instruksi Gubernur DIY No.17INSTR/2021 tentang PPKM Darurat di DIY untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, sehingga TBY harus mematuhi instruksi tersebut dengan menunda semua kegiatan di TBY.
Ia meminta para pelaku seni dan masyarakat umum untuk bersabar dan mengikuti Instruksi Gubernur tersebut dan mengurangi mobilitas untuk menekan laju penularan Covid-19.
Menurut dia, perlu kerja sama semua pihak termasuk masyarakat dalam mengendalikan penyebaran virus Corona yang meningkat dari hari ke hari. “Harapan kami grafik penularan Covid-19 segera menurun dengan adanya PPKM Darurat ini sehingga aktivitas seni di TBY bisa kembali digelar,” ucap Diah.
Diah memastikan kegiatan seni yang seharusnya digelar Juni bukan ditiadakan melainkan ditunda sampai situasi dan kondisi penularan Covid-19 melandai.
TBY sudah memberitahukan penundaan kegiatan seni tersebut kepada para pelaku seni dan masyarakat. Ia berharap penularan Covid-19 segera mereda sehingga PPKM Darurat tidak diperpanjang dan para pelaku seni bisa melaksanakan kegiatan untuk tetap berkarya dan berekspresi tapi juga mengedepankan kesehatan bersama.
Sebelumnya TBY sempat menggelar sejumlah aktivitas seni selama pandemi dengan protokol kesehatan. Setiap pementasan dilakukan tanpa penonton atau masyarakat bisa menyaksikan melalui berbagai kanal milik TBY, seperti Youtube maupun Instagram. Salah satunya adalah gelar seni tradisi sepanjang tahun ini atau lebih dikenal gelar seni sepanjang tahun.
Bahkan pada Mei lalu ada delapan kelompok seni tradisi yang ditampilkan selama dua hari, yakni 24-25 Mei. Sebelumnya pada Maret juga menggelar kegiatan yang sama. Tagline dalam setiap pementasan pun adalah Semangat Berkarya Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19. Namun karena penularan Covid-19 di DIY semakin meningkat sehingga perlu pengurangan mobilitas termasuk para insan seni dan budaya.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengeuarkan instruksi tentang PPKM Darurat di DIY untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19. Salah satu poin dalam instruksi tersebut adalah meniadakan sementara kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan.