Kelok 23 Gunungkidul Belum Dilirik Investor, Ini Alasannya
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Bupati Gunungkidul Sunaryanta melarang penyelenggaraan Salat Iduladha yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Sebagai gantinya masyarakat diimbau melaksanakan salat berjemaah di rumah masing-masing.
“Saya sudah buat edarannya berkaitan dengan perayaan Iduladha maupun tata cara penyembelihan hewan kurban saat pandemi,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).
Menurut dia, imbauan agar salat dilakukan di rumah untuk mengendalikan laju penularan virus corona yang saat ini masih tinggi. Sunaryanta berharap kepada masyarakat untuk memaklumi dan bisa mematuhi imbauan tersebut. “Hal sama juga berlaku untuk malam takbiran. Tidak ada pawai keliling atau kegiatan di masjid karena saya minta dilakukan di rumah masing-masing,” katanya.
Baca juga: Seorang Warga di Panjatan Meninggal Dunia Saat Menjalani Isoman Covid-19
Selain mengatur tentang tata cara penyelenggaraan ibadah saat Iduladha, Sunaryanta juga memberikan panduan untuk pemotongan hewan kurban. Menurut dia, lokasi pemotongan bisa memanfaatkan rumah pemotongan hewan yang ada. Namun, warga juga bisa melakukan pemotongan secara mandiri sesuai dengan kebijakan dari panitia penyelenggara.
“Tapi ada syaratnya tidak boleh ada kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Di lokasi pemotongan juga dibatasi maksimal 20 orang,” katanya.
Untuk pembangian daging hewan kurban, ia meminta kepada panitia mengantar ke rumah penerima secara langsung. “Jangan suruh datang ke lokasi pemotongan malah bisa menimbulkan kerumuman. Jadi, panitia yang aktif dengan mengantarkan daging ke rumah-rumah warga,” katanya.
Baca juga: Pergerakan Truk Logistik Meningkat 15% di Masa PPKM Darurat
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, untuk pengawasan kesehatan hewan kurban telah menerjunkan tim guna melakukan pemantauan. Langkah ini sebagai antisipasi munculnya penyakit hewan ternak jelang pelaksanaan kurban. “Sudah berjalan dan sampai sekarang kondisinya masih aman setelah beberapa kali pengecekan ke sejumlah titik,” katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan membeli hewan harus memastikan kondisinya sehat serta telah memenuhi kriteria kurban. “Harus diteliti dan pastikan hewan benar-benar sehat seperti tidak mengalami kebutaan dan tidak terindikasi adanya penyakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
PP Nomor 26 Tahun 2026 membuka peluang PPPK dosen menjadi PNS. Cek syarat, kriteria, dan tiga tahap seleksi yang harus dilalui.
Timnas voli putri Indonesia hadapi AVC 2026 tanpa Megawati. Khanza/Arsela isi opposite. Target enam besar. Lawan Kazakhstan, Thailand, Australia.
Google Discover kini bisa diatur menggunakan prompt bahasa alami. Pengguna dapat mengarahkan algoritma agar menampilkan konten yang lebih relevan.
NCT 127 kembali konser di Jakarta pada 3 Oktober 2026. Tiket General Sale mulai Rp1,35 juta hingga Rp3,5 juta.
Gempa magnitudo 3,5 di Bantul menyebabkan dua rumah warga di Sorosutan, Kota Jogja, mengalami retak pada bagian tembok ruang tamu.