Heboh Video Ibu Lahiran Sambil Berdiri, RS Pratama Pastikan Kondisi Bayi Sehat

Foto Ilustrasi. - Ist/Freepik
14 Juli 2021 12:17 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Rumah Sakit (RS) Pratama Kota Jogja memastikan kondisi ibu dan bayi yang melahirkan sambil berdiri di area IGD RS setempat dalam keadaan sehat. Video dari insiden ini sempat viral di sosial media.

Direktur Utama RS Pratama Kota Jogja, Abdul Latif menjelaskan, insiden itu terjadi pada Senin (12/7/2021) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu seorang ibu yang diketahui merupakan warga Gunungkidul tersebut tiba-tiba langsung melahirkan di area IGD.

"Jadi sebelumnya dia telah lebih dulu cek ke RS swasta dan itu sudah ada tanda-tanda akan bersalin, tapi kemudian dia bersama suaminya ke RS Pratama dan kemudian sampai di depan IGD langsung brojol [lahir]," kata Latif dikonfirmasi Rabu (14/7/2021).

Dia menjelaskan, saat itu juga petugas keamanan langsung membawa tempat tidur dan bidan RS setempat untuk menangani persalinan ibu tersebut. "Karena videonya itu tidak lengkap, makanya seolah-olah tidak ditangani," katanya.

Dia memastikan bahwa kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Pihaknya pun mengimbau agar idealnya jika akan masuk dalam proses persalinan, ibu hamil hendaknya jangan berpindah lokasi. Sebab, hal ini berisiko tinggi dengan terjadinya melahirkan di jalan atau saat berpindah lokasi.

Baca juga: Pasien Covid-19 Asal Bantul Meninggal saat Antre di IGD Sardjito

"Ibu itu bilang karena masih dalam kondisi Covid-19 seperti sekarang mereka ingin melahirkannya di RS Pratama. Tapi prinsipnya ibu dan bayi sehat hanya saja yang rekam itu tidak keseluruhan," ujar Latif.

Latif juga menambahkan, di masa pandemi Covid-19 RS memberlakukan protokol yang cukup ketat bagi ibu bersalin. Menjelang persalinan yakni di masa kehamilan 36 minggu dilakukan tes PCR terhadap ibu hamil. "Bila statusnya negatif itu di lini pertama yakni Puskesmas rawat inap, kalau positif itu diarahkan ke RS dan salah satunya RS Pratama," ungkap dia.

Pihaknya juga membagi dua tempat lokasi IGD yakni untuk pasien Covid-19 dan juga non Covid-19. Di hari yang sama, RS Pratama juga melayani dua ibu hamil yang melahirkan dalam kondisi Covid-19. "Jadi itu hal biasa. Maunya saat ibu itu kemarin mau berpindah tempat mestinya diantar agar tidak terjadi insiden seperti kemarin," pungkas dia.