Rusunawa Gemawang Mulai Digunakan untuk Selter Pasien Covid-19 di Jogja

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi. - Harian Jogja/Heroe Poerwadi
14 Juli 2021 18:37 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemkot Jogja mulai mengaktifkan rusunawa Gemawang yang berada di wilayah Sleman sebagai selter pasien Covid-19 yang mempunyai gejala ringan. Penggunaan rusunawa itu mulai bisa digunakan per hari ini, Rabu (14/7/2021).

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Sleman terkait dengan pemanfaatan rusunawa itu sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 bergejala ringan.

Saat ini, rusunawa ini juga tengah tidak terpakai dan lokasinya tidak terlalu jauh dari batas kota. Sehingga laik digunakan sebagai shelter pasien Covid-19. “Kebetulan ini tidak dipakai, tidak jauh dari batas kota juga. Artinya warga masih menganggap ini bagian dari kota juga karena hanya di sekitar. Kalau memungkinkan memang kami pakai,” jelasnya.

Dia mengatakan per hari ini shelter itu telah dapat dioperasionalkan untuk menampung pasien Covid-19 dengan gejala ringan. "Kapasitasnya 32 kamar, jadi 1 unit itu ada 2 kamar bisa untuk 2 pasien. Sebenarnya 34 unit tapi yang satu unit kami pakai untuk perkantoran,” kata dia.

BACA JUGA: Rekor Lagi Tiap Hari, Kasus Covid-19 Indonesia Rabu Ini 54.517

Dia juga mengakui bahwa tingkat keterisian shelter selalu dinamis. Setiap harinya selalu terdapat pasien yang masuk dan keluar sehingga dengan pengaktifan rusunawa Gemawang bisa mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani memastikan dukungan tenaga kesehatan optimal. Selain petugas jaga adapula dukungan dari Puskemas masing-masing wilayah pasien. Pendataan dan pemantauan kondisi kesehatan akan berlangsung setiap harinya.

“Dipantau juga dari puskesmas masing-masing yang ngirim. Ada juga yang stay, TSC 119 itu stay siap sewaktu-waktu. Kalau puskesmas kan hanya jam kerja ya artinya memantau,” katanya.