Kutu Kebul Serang Tanaman Melon di Banguntapan, Petani Rugi Jutaan Rupiah
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi. /Harian Jogja-Heroe Poerwadi
Harianjogja.com, JOGJA- Pemkot Jogja mulai mengaktifkan rusunawa Gemawang yang berada di wilayah Sleman sebagai selter pasien Covid-19 yang mempunyai gejala ringan. Penggunaan rusunawa itu mulai bisa digunakan per hari ini, Rabu (14/7/2021).
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Sleman terkait dengan pemanfaatan rusunawa itu sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 bergejala ringan.
Saat ini, rusunawa ini juga tengah tidak terpakai dan lokasinya tidak terlalu jauh dari batas kota. Sehingga laik digunakan sebagai shelter pasien Covid-19. “Kebetulan ini tidak dipakai, tidak jauh dari batas kota juga. Artinya warga masih menganggap ini bagian dari kota juga karena hanya di sekitar. Kalau memungkinkan memang kami pakai,” jelasnya.
Dia mengatakan per hari ini shelter itu telah dapat dioperasionalkan untuk menampung pasien Covid-19 dengan gejala ringan. "Kapasitasnya 32 kamar, jadi 1 unit itu ada 2 kamar bisa untuk 2 pasien. Sebenarnya 34 unit tapi yang satu unit kami pakai untuk perkantoran,” kata dia.
BACA JUGA: Rekor Lagi Tiap Hari, Kasus Covid-19 Indonesia Rabu Ini 54.517
Dia juga mengakui bahwa tingkat keterisian shelter selalu dinamis. Setiap harinya selalu terdapat pasien yang masuk dan keluar sehingga dengan pengaktifan rusunawa Gemawang bisa mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani memastikan dukungan tenaga kesehatan optimal. Selain petugas jaga adapula dukungan dari Puskemas masing-masing wilayah pasien. Pendataan dan pemantauan kondisi kesehatan akan berlangsung setiap harinya.
“Dipantau juga dari puskesmas masing-masing yang ngirim. Ada juga yang stay, TSC 119 itu stay siap sewaktu-waktu. Kalau puskesmas kan hanya jam kerja ya artinya memantau,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.
Krisis air bersih masih melanda Imogiri, Bantul. Bantuan 20 tangki air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di Sriharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja mulai pukul 05.00 hingga malam.
Dua atlet menembak dan dua pelatih asal Gunungkidul siap bertanding di Asian Games Jepang. Pemkab janjikan penghargaan bagi yang berprestasi.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.