MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, SLEMAN- Melihat banyaknya pasien yang kesulitan mendapatkan tempat isolasi, UGM menambah selter Covid-19 baru. Dua gedung yang diresmikan untuk selter bagi pasien Covid-19 ini masing-masing Wisma Kagama dan University Club (UC) Hotel.
Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono usai meresmikan selter tersebut mengatakan kedua selter tersebut dikelola UGM berkoordinasi dengan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM. Daya tampungnya bisa mencapai 202 pasien. "Melihat kondisi rumah sakit yang sudah penuh dan banyak orang tidak mendapat layanan medis, kami terpanggil untuk mengurangi beban rumah sakit dalam menampung pasien," katanya Rabu (14/7/2021).
Kedua selter tersebut, kata Panut juga dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti ruang observasi dan ruang ganti alat pelindung diri bagi tenaga medis. Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi akan dipantau oleh dokter dan perawat yang ditempatkan di selter. "Mudah-mudahan dengan bersama-sama membuat inovasi kebijakan tindakan kita dapat membantu warga yang mencari pelayanan rumah sakit," ujarnya.
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSA UGM, Ade Febrina memaparkan pasien yang akan dirawat di selter ini terlebih dahulu menerima pemeriksaan medis dengan datang ke rumah sakit ataupun melakukan konsultasi melalui telemedicine. "Pasien harus sudah diperiksa, bisa di RSA atau melalui telemedicine yang bisa diakses secara daring," ucapnya.
BACA JUGA: Rekor Lagi Tiap Hari, Kasus Covid-19 Indonesia Rabu Ini 54.517
Keberadaan selter ini, terangnya, membantu rumah sakit yang saat ini memiliki keterbatasan dalam menyediakan fasilitas untuk merawat pasien. Diharapkan tambahan kedua selter tersebut dapat mengurangi kasus pasien yang meninggal dunia karena tidak sempat mendapat pertolongan di fasilitas kesehatan. "Kami butuh sekali selter yang bisa menampung layanan pasien," kata Ade.
Ia menambahkan, selter ini dikelola dengan mengikuti skema pembiayaan yang telah ditentukan pemerintah. Biaya layanan kesehatan akan diklaim ke Dinas Kesehatan Sleman sehingga pasien tidak membayar biaya perawatan ke UGM. Sebelumnya, UGM juga telah membuka sejumlah selter pasien Covid-19 di fasilitas yang dimiliki UGM, seperti Asrama Darmaputera Baciro, Wanagama, serta Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT).
Yang membedakan dari selter yang dibuka sebelumnya, terang Ade, selter ini dikelola berkoordinasi dengan RSA UGM yang akan melakukan pemantauan terhadap pasien. "Harapannya bentuk selter seperti ini menjadi layanan yang bisa diadopsi juga di selter-selter lainnya sehingga masyarakat di sekeliling kita bisa tertangani dengan baik,” ucapnya.
Manager UC Hotel UGM Priyo Sri Bawono mengatakan kedua selter tersebut digunakan bagi penderita covid rujukan dari RSS (Rumah Sakit Sardjito) dan RSA (Rumah Sakit Akademik). Dia mengatakan, Wisma Kagama memiliki 28 kamar dengan 43 bed sementara UC Hotel dilengkapi 71 kamar dengan 132 bed yang semuanya siap untuk digunakan.
"Pengelolaan kedua selter ini masih dilimpahkan kepada pihak UC Hotel. Namun, pengelolaan, tentunya, tetap berada dalam pengawasan dan pendampingan tim RSA, RSS, dan Satgas Covid UGM," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 22 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 22 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.