Kuota CPNS Gunungkidul: Ajukan 240 Kebutuhan SDM Hanya Disetujui 98 Formasi

Ilustrasi. - Antarafoto
15 Juli 2021 08:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Pemkab Gunungkidul telah mengajukan 240 formasi atau sumber daya manusia dalam rekrutmen CPNS. Meski demikian, tak semua disetujui karena hanya mendapatkan kuota sebanyak 98 formasi.

Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Reni Linawati mengatakan, pendaftaran rekrtumen CPNS sudah dibuka sejak 30 Juni lalu. Rencananya, pendaftaran melalui SSCANS dibuka hingga 21 Juli mendatang. “Masih proses karena pendaftaran belum ditutup,” katanya Rabu (14/7/2021).

BACA JUGA : Kuota CPNS Bantul 213 Formasi, Sebagian Besar Nakes

Menurut Reni, untuk formasi CPNS yang diberikan oleh Pemerintah Pusat tidak sesuai dengan permohonan yang diajukan. Pasalnya, pada saat pendataan, pemkab mengajukan sebanyak 240 formasi, namun realisasinya hanya ada 98 CPNS baru.

“Keputusan kuota sepenuhnya berada di Pemerintah Pusat. Kami di daerah hanya melaksanakan untuk membantu kelancaran dalam proses rekrutmen,” katanya.

Disinggung mengenai formasi yang jarang ada peminatnya, Reni mengakui lowongan dokter spesialis menjadi salah satu formasi yang kekurangan pelamar. Hal ini terlihat dari proses rekrutmen di 2019 lalu sepi peminatnya.

“Tahun ini juga ada lowongan dokter spesialis, tapi sekarang belum diketahui pasti angkanya. Yang jelas, sudah ada yang daftar, tapi belum tentu lolos saat proses seleksi,” katanya.

BACA JUGA : Pemkab Sleman Ajukan 913 Formasi CPNS dan PPPK

Selain proses rekrutmen CPNS, juga ada rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Adapun kuotanya sebanyak 1.258 formasi untuk P3K guru dan non guru sebanyak 55 formasi. “Sama seperti CPNS, untuk pendaftaran juga melalui SSCASN,” katanya.