Advertisement
Lalu Lintas ke Malioboro Mulai Dibuka Sebagian
Jalan Malioboro sepi pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Senin (5/7/2021). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah memutuskan untuk membuka sebagian lalu lintas ke kawasan Malioboro sejak Rabu (21/7/2021) lalu. Pembukaan ini disebut sebagai salah satu upaya dalam memudahkan mobilitas masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho mengatakan, seiring dengan berganti bergantinya kebijakan PPKM Darurat orang PPKM level 4 pihaknya perlahan-lahan membuka sejumlah titik penyekatan. Hal ini juga sesuai dengan rekomendasi Gubernur.
Advertisement
"Belum secara penuh, hanya dari pukul 06.00-17.00 dan dibuka hanya untuk pelintasan saja bukan untuk wisata," ujarnya.
Baca juga: Terus Bertambah, 97 Warga DIY Meninggal karena Covid-19 Dalam 24 Jam
Dia memastikan bahwa penyekatan di sejumlah titik di Kota Jogja masih berlaku yakni pada kawasan Jalan Solo lalu kawasan Jetis dan Wirobrajan. Pihaknya juga bekerja sama dengan (Pemkab) Bantul, dari Ringroad (selatan) ditutup di jalan Imogiri Barat maupun jalan Parangtritis.
Skema penutupan ruas jalan selama 24 jam juga masih berlaku. Mulai dari barat simpang empat Wirobrajan, simpang empat Pingit dari arah utara, kawasan Jetis dari arah utara. Lalu jalan Margo Utomo selatan Tugu Pal Putih.
"Ada yang 24 jam dan hampir semua titik sudah kita lakukan 24 jam. Ada SGM dari arah timur, lalu Rejowinangun, simpang Mirota Kampus, Jokteng (pojok Beteng Vredeburg) kulon, jalan Tamansiswa. Jadi sudah 10 ruas jalan dari 14 jalan yang menjadi pintu masuk kota Jogja," ujarnya.
Baca juga: Muncul Seruan Demo 'Jokowi End Game', Ini Respons Polri
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya, Ekwanto mengatakan, pembukaan sebagian lalu lintas menuju Malioboro itu merupakan bentuk kepercayaan pemerintah atas optimalnya penerapan PPKM Darurat beberapa waktu lalu di wilayah itu.
"Yang dibuka itu yang dari arah Kridosono sedikit, Kleringan di sebelah timur Babon Aniem, kemudian dari Mangkubumi yang ke arah Malioboro," katanya,
Pihaknya juga telah bersiap jika pembukaan kawasan lalu lintas itu nantinya bakal menyebabkan kerumunan warga. Petugas Jogoboro disebut Ekwanto akan aktif mengingatkan warga agar tidak berkerumun. "Kami belum tahu apakah pembukaan ini juga memperbolehkan wisatawan masuk. Tapi sepertinya aturannya masih sama sampai tanggal 25 Juli nanti," ungkapnya.
Dia menambahkan, toko yang tidak masuk dalam sektor esensial dan kritikal juga masih tutup di Malioboro sampai dengan tanggal 25 Juli nanti. "Yang PKL kuliner sebenarnya boleh buka sampai jam 20.00 Wib dan take away," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Petasan di Semarang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tarif KRL Jogja Solo Tetap Flat Delapan Ribu Rupiah Sepanjang Jumat
- KRL Palur Jogja Berangkat Pagi Mulai Jam 4.55 WIB pada 20 Maret 2026
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jumat 20 Maret 2026
- Maxride Apresiasi 20 Driver Terbaik di Jogja, Dorong Kualitas Mitra
- KAI Siapkan Empat Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Jumat Ini
Advertisement
Advertisement








