Tanpa Alasan Jelas, Petugas Ekspedisi Dibacok di Jogja

Ilustrasi - Freepik
26 Juli 2021 16:47 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Muhammad Fajar, 22, warga Kuncen, Wirobrajan Kota Jogja dibacok rombongan yang diduga klithih di Jalan Cendana tepatnya di depan kantor BMKG Jogja, Semaki, Umbulharjo, Senin (26/7/2021) dini hari. Fajar yang bekerja sebagai petugas ekspedisi itu mengalami luka di bagian punggung perut dan lengan kanan.

Kapolsek Umbulharjo Kompol Achmad Setyo Budiantoro mengatakan insiden itu bermula saat korban hendak pulang ke rumahnya di Wirobrajan selepas bekerja. Korban menempuh perjalanan dari Jalan Wonosari bersama empat rekannya yang lain sekira pukul 04.15 WIB.

BACA JUGA: Percepat Vaksinasi, DIY Targetkan 70% Warga Divaksinasi pada September

"Mereka mengendarai sepeda motor dan korban dibonceng oleh adik kandungnya," kata Kapolsek.

Saat melintas di simpang empat SGM, rombongan korban berpapasan dengan rombongan terduga pelaku yang melintas dari arah barat ke timur di Jalan Kusumanegara. Adapun rombongan pelaku berjumlah lebih kurang sebanyak 15 motor dengan mengendarai sepeda motor matik dan sebagian besar berboncengan.

Kemudian korban berbelok ke arah utara ke Jalan Kenari dan pada saat itu juga korban diikuti oleh rombongan pelaku. Saat sampai di simpang empat Amongrogo, korban dipepet dan lantas dibacok menggunakan celurit hingga mengenai punggung perut dan lengan kanan sehingga mengakibatkan luka.

"Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit Bethesda," ungkap Kompol Achmad.

Petugas yang mengetahui kejadian itu lantas mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari lokasi, petugas kepolisian berhasil menemukan sebuah celurit yang diduga milik pelaku dan satu unit motor korban.

BACA JUGA: Mahfud Ajak Warga Anggap Covid-19 seperti Flu Biasa

"Saat ini Reskrim Polsek Umbulharjo masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan mencari CCTV di sekitar TKP," kata Kapolsek.

Kapolsek juga menambahkan antara korban dan pelaku tidak saling kenal dan tidak ada masalah dengan paea pelaku. Saat ini adik korban telah membuat laporan ke Polsek Umbulharjo dengan bukti laporan polisi LP / 37 / VII / 2021 / DIY / YKA / UH tanggal 26 Juli 2021.