Covid-19 Varian Delta Sudah Menyebar di Kulonprogo, Ini Tanda-tandanya

Pelanggar protokol pencegahan penularan Covid-19 yang diberikan sanksi menyapu jalanan umum di wilayah Kulonprogo pada Selasa (22/6/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
26 Juli 2021 06:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo Sri Budi Utami tidak menampik jika kasus positif Covid-19 varian delta sudah beredar di kabupaten Kulonprogo. Hal tersebut berdasarkan pengamatan kasus positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo.

"Kalau melihat pengamatan sehari-hari di kabupaten Kulonprogo sepertinya sudah ada dan dari pernyataan Sultan HB X itu kan merata (Covid-19 varian delta). Sampel dari kita (Kabupaten Kulonprogo) juga belum diambil," kata Sri Budi pada Minggu (25/7/2021).

Potensi temuan Covid-19 varian delta di kabupaten Kulonprogo dikatakan oleh Sri Budi berdasarkan penyebaran kasus yang terjadi begitu cepat. Ditambah lonjakan kasus positif Covid-19 harian di kabupaten Kulonprogo yang terbilang tinggi.

Baca juga: Alasan Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus 2021

"Kemudian angka kematian yang juga terbilang tinggi. Atas dasar tersebut, kemungkinan besar Covid-19 varian delta sudah ada di kabupaten Kulonprogo," kata Sri Budi.

Uji sampel Covid-19 khusus untuk mendeteksi kasus positif Covid-19 varian delta juga belum dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo.

"Kan ada kriteria sampel Covid-19 ya. Kalau ada kriteria sampel nanti pasti kita akan kirim ya, tanpa harus diminta. Kalau sekarang belum (uji sampel)," kata Sri Budi.

Baca juga: Hari Terakhir PPKM, Pemerintah Gagal Capai Target Turunkan Kasus Covid-19

Sementara itu, merujuk data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, kasus positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo pada Sabtu (24/7/2021) mencapai 269 kasus.

"Angka kematian per Sabtu (24/7/2021) mencapai 264 kasus. Sedangkan, pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 4.170 kasus. Kasus sembuh sendiri mencapai 537. Pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di RS sebanyak 271," ujar Baning.