Advertisement

PPKM Level 4 Diperpanjang, Seniman dan Pelaku Wisata Semakin Tercekik

Jumali
Selasa, 27 Juli 2021 - 05:27 WIB
Sunartono
PPKM Level 4 Diperpanjang, Seniman dan Pelaku Wisata Semakin Tercekik Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Keluarnya Instruksi Bupati Bantul (Inbub) No.21/Instr/2021 tentang pemberlakukan PPKM Level IV Covid-19 di Kabupaten Bantul memberi dampak signifikan terhadap pelaku wisata dan seniman.

Para pelaku wisata dan seniman semakin tercekik secara perekonomian. Sebab, dalam Inbub No.21/instr/2021 terdapat pelarangan kegiatan hajatan, pentas seni dan penutupan objek wisata.

Antok Hermanto, pimpinan Orkes Mawar Rimba,Sanden, Bantul mengaku harus membatalkan 7 jadwal pentas karena adanya kebijakan perpanjangan PPKM level IV dan adanya Inbub No.21.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA : PPKM Dilonggarkan, Malioboro Dibuka Terbatas

Padahal, awalnya pihaknya berharap hajatan dan pentas seni sudah diperbolehkan, mengingat sudah sebulan lebih, dirinya bersama seniman lain tidak mendapatkan penghasilan karena penerapan PPKM mikro yang dilanjut PPKM darurat dan PPKM level IV.

"Terpaksa kami batalkan semua. Beberapa di antara kami, sudah ada yang pindah profesi dengan berjualan madu dan serabutan. Karena memang sudah sebulanan kami tidak memperoleh pendapatan, karena hajatan dan pentas seni dilarang," jelas Antok, Senin (26/2021).

Karena batal pentas, warga Srigading, Sanden, Bantul ini pun akhirnya memilih  berkomunikasi dengan pihak yang telah memesan jasanya. Beruntung, beberapa pemesan meminta agar uang panjar tidak dikembalikan.

“Kami komunikasi dulu. Banyak yang minta enggak dikembalikan. Namun, ada juga yang kami kembalikan. Tergantung, komunikasinya,” jelasnya.

BACA JUGA : PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkab Putuskan Tunda Kegiatan Sosial di Bantul

Advertisement

Kondisi yang hampir sama juga dialami oleh pengelola Puncak Sosok. Mereka tidak bisa berbuat banyak karena adanya perpanjangan PPKM Level IV.

"Mau bagaimana lagi. Kami hanya bisa pasrah. Sementara kami masih bisa bertahan. Tapi untuk waktu sebulan. Jika penutupan wisata diperpanjang lebih dari satu bulan, kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Karena selama ini kami mengandalkan uang tabungan," jelas pengelola Puncak Sosok Rudi Haryanto.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Indovac, Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia yang Siap Ekspor

News
| Sabtu, 08 Oktober 2022, 05:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement