Pasien Terus Bertambah, RSUD Wates Tambah 43 Bed Pasien Covid-19

Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). /ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah -
28 Juli 2021 03:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo bakal menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 sebanyak 43 unit. Penambahan tempat tidur menyusul masih banyaknya antrean pasien Covid-19 di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan penambahan tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 di RSUD Wates seiring dengan penambahan kasus positif Covid-19 harian di kabupaten Kulonprogo yang masih terbilang tinggi.

BACA JUGA : Kapasitas Bed RS untuk Pasien Covid-19 di Kota Jogja

"Total penambahan tempat tidur sebanyak 43 tempat tidur. Dalam waktu dekat bakal dioperasikan 23 tempat tidur. Kami akan tambah lagi sebanyak 20 tempat tidur," kata Baning pada Selasa (27/7/2021).

Penambahan tempat tidur di RSUD Wates yang tadinya berkapasitas 52 tempat tidur menjadi 95 harapannya bisa mengurangi antrean di IGD. Terlebih, pasien positif Covid-19 yang membutuhkan perawatan khusus di RSUD Wates juga bisa ditangani dengan lebih cepat.

"Kami berharap penambahan tempat tidur ini bisa mengurai tempat perawatan pasien Covid-19 di Kulonprogo. Saat ini, banyak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulonprogo yang dirujuk ke rumah sakit di luar, seperti di Sleman, Bantul, Kota Jogja, hingga Jawa Tengah," kata Baning.

BACA JUGA : Dewan Cemas, Keterisian Bed Pasien Covid-19 di Jogja

Sementara itu, berdasarkan catatan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, kasus positif Covid-19 di wilayah Bumi Binangun sudah menyentuh angka 15.736 kasus.

"Kasus meninggal dunia sudah mencapai angka 290 kasus. Sedangkan, kasus sembuh sudah mencapai 537. Total pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 4.809 orang," kata Baning.