Advertisement

Pelaku Pembunuhan Keji Bocah 15 Tahun di Kalasan Masih Misterius

Lugas Subarkah
Jum'at, 30 Juli 2021 - 18:57 WIB
Bhekti Suryani
Pelaku Pembunuhan Keji Bocah 15 Tahun di Kalasan Masih Misterius Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Polisi masih terus menyelidiki dugaan pembunuhan korban berinisial SYP, anak laki-laki 15 tahun, yang terjadi di rumahnya sendiri, di Tirtomartani, Kalasan, pada Rabu (28/7/2021) petang. Polisi belum dapat menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan keji ini.

Kapolsek Kalasan, Kompol Sumantri, menjelaskan polisi telah memeriksa setidaknya delapan saksi terkait kejadian ini. “Dari delapan saksi yang kami periksa, belum satu pun yang mengarah kepada pelaku pembunuhan sadis itu,” ujarnya, Jumat (30/7/2021).

Ia menuturkan dari keterangan delapan saksi tersebut, tidak ada yang mengaku melihat atau mendengar secara langsung kejadian itu. Maka polisi pun menduga saat membunuh korban, pelaku menutup pintu rumah korban sehingga tidak dapat diketahui oleh siapapun saat kejadian.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Berdasarkan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan tidak ada barang berharga dari rumah korban yang hilang atau diambil pelaku. “Untuk barang bukti, hanya baju yang dikenakan korban saja,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kematian Pasien Covid-19 di Jogja Masih Tinggi, Hari Ini 93 Orang Meninggal Dalam 24 Jam

Seperti diberitakan sebelumnya, SYP ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan badan penuh luka sayatan di tangan dan sekitarnya. Korban ditemukan ibunya saat pulang ke rumah pukul 20.00 WIB, dimana sebelumnya korban berada di rumah sendirian.

Setelah kejadian, korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diotopsi. Korban lalu dimakamkan pada Kamis (29/7/2021) sore. SYP yang dikenal baik di lingkungan ini hanya tinggal berdua dengan ibunya di rumah.

Saat kejadian, para tetangga tidak mendengar atau melihat apapun yang mencurigakan dari rumah korban. Bahkan disebutkan tetangga terdekatnya tidak mendengar teriakan atau keributan dari arah rumah korban.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK: Hakim Agung Sudradjad Bermain di Banyak Perkara

News
| Minggu, 25 September 2022, 19:27 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement