Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Harda Kiswaya menyebutkan bahwa ketersediaan vaksin COVID-19 di wilayah itu akan diprioritaskan untuk vaksinasi dosis kedua.
"Ketersediaan vaksin minggu ini hanya sebanyak 15.000 dosis, sehingga penggunaannya akan diprioritaskan untuk menyelesaikan vaksinasi dosis kedua," kata Harda Kiswaya di Sleman, Senin (2/8/2021).
Menurut dia, prioritas tersebut dikarenakan ketersediaan vaksin yang terbatas di Kabupaten Sleman. Di samping itu, antusias masyarakat dalam ikut program vaksinasi saat ini terbilang sangat tinggi.
"Kami sangat bersyukur karena kesadaran yang tinggi dari masyarakat terkait vaksin," katanya.
BACA JUGA: Warga yang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Tembus 20.000
Pelaksana harian Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Cahya Purnama mengatakan bahwa tingginya permintaan vaksinasi dari masyarakat disebabkan tingginya kasus COVID-19 beberapa waktu lalu di wilayah Sleman.
"Keinginan tinggi masyarakat untuk divaksin menjadi respon alamiah mengingat beberapa saat ini ini terjadi peningkatan kasus terjadi drastis sehingga kita harus menerapkan PPKM," katanya.
Ia mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini yang akan dilakukan adalah menyelesaikan vaksin dosis kedua sambil menunggu pasokan vaksin dari pusat.
"Begitu ada (vaksin) nanti kami juga mulai untuk mengejar dosis yang pertama lagi, karena Menteri Kesehatan mewacanakan cakupan vaksinasi harus terselesaikan tahun ini. Saat ini cakupan vaksin Sleman sebesar 39,7 persen," katanya.
Sementara Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Kabupaten Sleman Novita Krisnaeni mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman telah menerima 15.400 dosis AstraZeneca dan 1.000 dosis Sinovac dari pemerintah pusat.
"Masyarakat tidak usah khawatir, yang sudah dapat dosis pertama akan tetap dilayani untuk dosis kedua. Untuk vaksin AstraZeneca mulai disuntikkan di Mei kemarin, nanti di Agustus sudah harus divaksin kembali, sehingga untuk Agustus ini akan mulai menggunakan vaksin AstraZeneca untuk dosis kedua," katanya.
Novi mengatakan bahwa pada pekan ini, vaksinasi bagi dosis pertama belum dimulai dan baru mengusulkan untuk mahasiswa dan keluarga UGM 25.000, perguruan tinggi lainnya 60.000 dan untuk masyarakat umum 160.000 dosis.
"Begitu ada ketersediaan vaksin yang diserahkan oleh pemerintah pusat langsung kami laksanakan vaksin kembali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.