Ratusan WBP di Lapas Wirogunan Divaksin

WBP Lapas Kelas IIA Wirogunan mengikuti program vaksinasi pada Kamis (5/8) di Lapas setempat. Kegiatan itu diikuti oleh ratusan WBP dengan tujuan mempercepat proses pembentukan kekebalan kelompok guna mencegah penyebaran Covid-19. - Harian Jogja/Yosef Leon
06 Agustus 2021 07:37 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Wirogunan Jogja menjalani vaksinasi pada Kamis (5/8/2021). Program vaksinasi massal itu diharapkan bisa mempercepat proses kekebalan kelompok di lingkungan Lapas dan rumah tahanan di wilayah DIY.

Pada kesempatan itu ada sebanyak 400 dosis vaksin yang dialokasikan. Lapas Wirogunan kemudian mendaftarkan 205 WBP untuk mengikuti program vaksinasi itu dan sejumlah 188 orang dinyatakan memenuhi syarat sedangkan 17 lainnya gagal karena faktor komorbid, lansia, atau tidak memiliki NIK.

Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Budi Situngkir mengatakan, vaksinasi itu dilakukan berbarengan antara WBP, masyarakat sekitar, petugas Lapas dan juga keluarga pegawai. "Vaksinasi ini sangat penting untuk memperkuat imunitas demi mencegah penyebaran Covid-19 terutama di lingkungan Lapas," kata Budi.

Pihaknya berharap, program vaksinasi bisa selesai pada tahun ini di seluruh unit kerja Kemenkumham DIY. Oleh sebab itu, ia senantiasa berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penyediaan vaksin dan juga perlengkapan sarana lainnya. "Sekarang sekitar 60 persen pegawai dan WBP itu sudah divaksin dan kami harapkan tahun ini bisa selesai semua," ungkapnya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY, Gusti Ayu Putu Suwardani menjelaskan, vaksinasi dosis pertama yang dilaksanakan di Lapas Wirogunan itu merupakan gelaran vaksin yang ke tujuh di instansi kerja Kanwil Kemenkumham DIY dari sembilan UPT yang dimiliki pihaknya.

Adapun jumlah WBP di DIY tercatat ada kurang lebih sebanyak 1.800 orang. Dari jumlah itu sedikitnya 1.000 WBP telah menjalani vaksin. Sedangkan sisanya merupakan para penyintas Covid-19 ataupun mengalami kendala dari sisi kesehatan atau mengalami komordid. "Jadi itu nanti nunggu tiga pekan ke depan untuk bisa vaksinasi," ujarnya.

Gusti Ayu menuturkan, pihaknya akan terus memastikan pelaksanaan protokol kesehatan berlangsung optimal di lingkungan Lapas dan gelaran vaksinasi menjadi salah satu upaya dalam menekan penyebaran Covid-19. "Kami akan pastikan WBP seluruhnya bisa mendapatkan vaksin agar bisa bebas dan terlindungi dari sebaran kasus," katanya.