Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN-Serangkaian awan panas dan guguran lava dari Gunung Merapi kembali teramati pada Minggu (8/8/2021). Awan panas yang terjadi cukup besar dengan jarak luncur maksimal tiga kilometer. Tingginya aktivitas erupsi juga menyebabkan terjadinya hujan abu di sejumlah lokasi.
Kepala balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, terjadi setidaknya delapan awan panas dan 27 guguran lava.
Awan panas pertama terjadi pada pukul 02.32 WIB, dengan amplitudo 36 mm, durasi 104 detik dan jarak luncur 1,1 km ke arah barat daya. Jarak terjauh terjadi pada awan panas ketiga yang terjadi pukul 04.58 WIB, yakni sejauh 3 km ke arah yang sama. “Dengan amplitudo 20 mm dan durasi 222 detik,” ujarnya.
BACA JUGA: Pasokan Vaksin Tak Lancar Jadi Kendala Pencapaian Target Vaksinasi
Pada periode pengamatan yang sama terjadi guguran lava sebanyak 27 kali dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah barat daya. Hujan abu dilaporkan terjadi di Tlogolele, Klakah Ngisor, Kapuhan, Paten, Ngowok, dan Babadan dengan intensitas tipis.
Pada aktivitas kegempaan antara pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, terjadi sebanyak delapan gempa awan panas guguran, 129 gempa guguran, tujuh gempa hembusan, 108 gempa fase banyak, 33 gempa vulkanik dangkal.
Awan panas dan guguran lava ke arah barat daya ini bersumber dari kubah lava sektor barat daya, yang berdasarkan analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum, Ngepos dan Babadan 2, menunjukkan kubah lava ini volume saat ini sebesar 1,89 juta meter kubik.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Dengan tingkat aktivitas ini, maka status Gunung Merapi saat ini masih Siaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.