Fardhan Rainanda Joe ke Final BAJC 2026!
Fardhan Rainanda Joe ke final BAJC 2026! Kalahkan wakil China dalam tiga gim sengit. Indonesia masih punya asa meraih gelar juara Asia.
Vaksinasi yang dilakukan di Kantor Kalurahan Bangunharjo, Sewon, Minggu (8/8). Harian Jogja/Jumali.
Harianjogja.com, BANTUL - Pasokan vaksin yang tidak lancar yang diterima oleh Bantul dipastikan akan menjadi kendala untuk mewujudkan target vaksinasi rampung 100 persen untuk DIY pada September 2021 sebagaimana diamanatkan Menko Maritim dan Investasi (Menko Manves), Luhut Binsar Pandjaitan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho, Minggu (8/8/2021).
BACA JUGA : Stok Vaksin di Kota Jogja Tinggal Tersisa untuk Enam Hari
"Ya, selama pasokan vaksin lancar dan sesuai dengan permintaan, maka kami optimistus target tersebut mampu tercapai," kata Abed.
Lebih lanjut Abed mengungkapkan, sejauh ini antusiasme warga di Bumi Projotamansari untuk vaksinasi cukup tinggi. Bahkan, untuk mengatasi permintaan vaksin yang cukup tinggi dari warga, Dinkes harus mengalihkan vaksin dosis kedua untuk disuntikkan di dosis pertama.
"Padahal, kami harus memikirkan suntikan dosis kedua," jelas Abed.
Data di Dinkes Bantul sampai Sabtu (7/8), ada 208.336 orang dari 824.370 orang sudah disuntik dosis pertama. Sedangkan dosis kedua ada 98.710 orang yang telah divaksin. Alhasil, ini berdampak pada stok vaksin yang ada, yakni 4.890 dosis vaksin Sinovac.
"Sedangkan untuk vaksin AstraZeneca masih ada 8.000 dosis," ucap Abed.
Ketua Komisi D, DPRD Bantul, Enggar Suryo Jatmiko menilai target selesai vaksinasi September 2021 akan mengalami kendala dengan ketersediaan dan pasokan vaksin. Sebab, dengan stok yang ada, vaksin hanya akan bertahan selama dua pekan. "Itu pun sudah ada nama siapa saja yang akan menerima suntikan," jelas Miko.
Miko berharap agar Bantul sudah harus menjadi prioritas vaksinasi. Hal ini mengingat tingginya kasus kematian pasien Covid-19 di Bumi Projotamansari.
BACA JUGA : Sleman Butuh 180.000 Dosis untuk Vaksinasi Agustus
"Karena jika dilihat dari jumlah kasus dan kematian, Bantul ini cukup tinggi dibandingkan kabupaten Bantul. Untuk itu saya berharap Bantul jadi prioritas,"
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menunggu kapan drop vaksin dari pusat akan dikirimkan ke Bantul. Karena sampai Minggu (8/8), belum ada tambahan vaksin dari pemerintah.
"Kita masih menunggu droping. Pusat sudah memberikan surat tembusan ke kita, bahwa akan ada alokasi droping ke kabupaten juga," ucap Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fardhan Rainanda Joe ke final BAJC 2026! Kalahkan wakil China dalam tiga gim sengit. Indonesia masih punya asa meraih gelar juara Asia.
Prakiraan cuaca BMKG hari ini didominasi berawan dan hujan ringan di sejumlah wilayah. Simak daerah yang berpotensi hujan dan petir.
Mediasi tunggakan gaji RSGM Bantul belum mencapai kesepakatan. Disnakertrans menjadwalkan mediasi terakhir sebelum sengketa berlanjut ke PHI.
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Korban tewas gempa Venezuela bertambah menjadi 2.954 orang. PBB memperkirakan 6,76 juta warga terdampak bencana tersebut.