717 Warga Binaan Pemasyarakatan di DIY Sembuh dari Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
19 Agustus 2021 21:07 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Sedikitnya 717 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari 734 WBP di wilayah DIY dilaporkan sembuh dari Covid-19 sampai dengan 16 Agustus lalu. Saat ini masih ada 20 WBP lainnya yang tengah menjalani isolasi mandiri. 

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY, Gusti Ayu Putu Suwardani mengatakan, para WBP yang terpapar Covid-19 itu berasal dari lima unit pelaksana teknis (UPT) yang berada di bawah naungannya. Lingkungan Lapas yang padat disinyalir jadi penyebab penularan Covid-19 bisa meluas.

Secara rinci ratusan WBP yang terpapar Covid-19 itu terdiri dari Lapas Kelas IIA Jogja, 96 orang; Lapas Narkotika Kelas IIA Jogja, 314 orang; Lapas IIB Sleman 233 orang, Rutan Kelas IIA Jogja 57 orang, dan Rutan Kelas IIB Bantul 19 orang.

"Lapas dan Rutan ini memang sangat rentan ya apalagi dengan adanya varian baru yang muncul beberapa waktu lalu, penyebaran jadi semakin cepat," ujarnya, Kamis (19/8/2021).

Dia menambahkan, di masa penerapan PPKM level 4 ini ia berusaha untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan Covid-19 di dalam Lapas. Tidak hanya kepada WBP saja, melainkan juga kepada para pegawai agar senantiasa wajib melaksanakan 5M.

Baca juga: Rencana Pemeriksaan Bus di Terminal Giwangan Diprotes Organda

"Datang dan masuk ke dalam Lapas atau Rutan harus melewati box steril dulu dan wajib masker, pengukuran suhu itu wajib dilakukan. Di dalam tempat pencuci tangan kita siapkan, apalagi kepada WBP asupan vitamin juga diberikan, olahraga dan berjemur," ujarnya.

Selain itu, sampai saat ini pihaknya masih belum memperbolehkan kunjungan kepada WBP. Fasilitas video call diberikan kepada WBP jika ingin bertemu dengan keluarga atau saudara. "Kunjungan masih disetop karena itu menjadi salah satu pintu masuk penyebaran virus, juga barang-barang kiriman dari luar masih belum bisa masuk. WBP hanya boleh belanja di dalam serta kegiatan yang sifatnya berkerumun masih kita hentikan sampai saat ini," ungkapnya.

Di sisi lain, ia menyadari bahwa program vaksinasi juga mesti dipercepat kepada para WBP dan juga petugas Lapas atau Rutan. Sampai saat ini dari 1.738 WBP di seluruh DIY, 881 diantaranya telah disuntik vaksin tahap pertama dan 167 lainnya mendapat vaksin dosis kedua. Sementara 857 WBP belum divaksin.