Dinsos Gunungkidul Sebut Penyaluran Bansos Beras Lancar, Tidak Ada Komplain

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid
19 Agustus 2021 07:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Sosial Gunungkidul memastikan tidak ada komplain tentang penyaluran bantuan sosial beras. Total penerima bantuan ini mencapai 95.371 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengatakan, tidak ada masalah berkaitan dengan penyaluran bansos beras. Pasalnya, semua sasaran penerima bantuan sebanyak 95.371 Kepala Keluarga sudah menerima beras seberat sepuluh kilogram.

“Terakhir penyaluran dilaksanakan pada 14 Agustus lalu dan seluruh KPM menerimanya,” kata Hendro, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Proyek Talut Pantai Baron Rp2,8 Miliar Bermasalah, Pemborong Terancam Di-blacklist

Selain kepastian seluruh warga penerima manfaat telah mendapatkan bantuan, ia juga mengungkapkan hingga sekarang tidak ada yang mengeluh berkaitan dengan kualitas beras yang terdistribusi. Untuk pengawasan, Dinas Sosial sudah menginstruksikan pendamping PKH dan Tim Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) guna membantu mengawasi penyaluran.

“Tidak ada laporan. Ini berarti tidak ada masalah berkaitan dengan kulitas berasnya,” katanya.

Hendro menambahkan, dampak dari pandemi corona ada sejumlah bantuan sosial yang diberikan masyarakat, baik yang bersumber dari dana Pemerintah Pusat maupun dari Pemkab Gunungkidul.

Baca juga: 2,3 Persen Warga DIY Terjerat Narkotika

Untuk bantuan sembako dari pemkab, Dinas Sosial sudah menyelesaikan tambahan 1.000 paket yang diberikan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan bantuan yang bersumber dari APBN sudah diselesaikan penyaluran bantuan sosial tunai untuk 28.228 KPM.

Praktis dengan selesainya penyaluran BST sebesar Rp300.000 per bulan, maka bantuan yang masih berjalan tinggal program reguler untuk sembako (Bantuan Sosial Non Tunai) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Adapun untuk program lainnya, hingga sekarang belum ada instruksi guna penyaluran.

“Tinggal sembako dan PKH. Untuk program baru belum ada informasi dari kementerian,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti mengatakan, untuk bansos beras pelaksaaan bekerjasama dengan Bulog. Adapun penerima merupakan akumulasi penerima PKH dan Bantuan Sosial Tunai. “Jadi totalnya ada 95.271 penerima dengan diberikan beras sekali dan masing-masing menerima seberat 10 kilogram,” katanya.