Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Ilustrasi/Antara-Harviyan Perdana Putra
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY terus berupaya mencari cara menambah pasokan oksigen seiring disetopnya bantuan oksigen dari Pemerintah Pusat sejak 7 Agustus lalu. Saat ini Pemda DIY membangun kerja sama dengan perusahaan pemasok oksigen Air Liquid Indonesia di Cilegon yang akan memasok oksigen cair sebanyak 20 ton dalam sehari.
Ketua Satgas Oksigen Pemda DIY Tri Saktiyana mengataan meski sudah ada pengurangan kasus positif Covid-19, kebutuhan oksigen di DIY tetap stabil, yakni mencapai 40 ton dalam sehari. DIY bahkan sempat kekurangan sejak beberapa hari terakhir.
BACA JUGA: Wayangan di Balai Kalurahan Ngleri Gunungkidul Dibubarkan
“Kemarin kami kekurangan oksigen cair likuidm sudah diatasi beli di Cilegon dari Air Liquid Indonesia,” kata Tri Saktiana di Kompleks Kepatihan, Senin (23/8/2021).
Tri Saktiana mengatakan kerja sama dengan Air Liquid Indonesia sudah dimulai melalui Rumah Sakit Grhasia Pakem sebagai penanggung jawab. Rencananya perusahaan yang berlokasi di Cilegon, Banten, tersebut mampu memasok 20 ton oksigen cair ke DIY dan sudah dimulai sejak saat ini.
Pasokan oksigen tersebut akan didistribusikan ke 27 rumah sakit rujukan khusus Covid-19 untuk kebutuhan medis bagi pasien Covid-19 maupun non Covid-19. “Insyaallah cukup kalau tidak ada gejolak. Kalau ada peningkatan [kebutuhan oksigen] kita back up dari generator yang sudah beroperasi,” ucap Ti Saktiana.
Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan ini mengatakan kebutuhan oksigen medis harian di DIY rata-rata mencapai 40 ton. Selama ini kebutuhan tersebut dipenuhi oleh PT.Surya dan PT Samator yang berada di Jawa Tengah. Namun untuk mengantisipasi kekurangan, DIY kembali membangun kerjasama dengan PT Air Liquid Indonesia di Cilegon.
Tri Saktiana juga memastikan satu dari tiga generator oksigen yang dibangun Pemda DIY di Kompleks Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPTTG) di Jalan Kusumanegara DIY sudah beroperasi. Satu generator tersebut mampu memproduksi 100 tabung oksigen dalam ukuran besar.
Pasokan oksigen tabung dari generator tersebut bebas digunakan untuk umum dan gratis, namun pengajuannya harus atas rekomendasi dari fasilitas kesehatan terdekat atau Satgas Covid-19 di masing-masing kecamatan.
Tri Saktiana memprediksi dua generator lain akan mulai beroperasi pada awal bulan depan, “Rencana generator dua dan tiga kita siapkan tempat semoga sekitar minggu pertama September mulai beroperasi,” ujar Tri Saktiana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.