73.363 BPJS Dinonaktifkan, Gunungkidul Aktivasi Ulang 32.845 Peserta
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com,GUNUNGKIDUL–Pandemi Covid-19 mengakibatkan ratusan anak di Gunungkidul kehilangan orang tua yang meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona.
Data dari Dinas Sosial Gunungkidul menyebur 270 anak yang berpotensi telantar karena kehilangan orang tua, baik berstatus yatim-piatu, yatim atau piatu saja.
Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti, mengatakan pendataan terhadap anak-anak yang terdampak Corona dilakukan melibatkan instansi lain seperti dinas kesehatan dan dinas kependudukan dan catatan sipil. Terdapat 270 anak yang kehilangan orang tua selama pandemi berlangsung.
Menurut dia, pendataan dilakukan sesuai dengan instruksi dari Kementerian Sosial. Hal ini karena ratusan anak ini berpotensi terlantar karena kehilangan kasih sayang dari orang tua. “Mereka masuk dalam kelompok rentan,” kata Siwi, Rabu (25/8/2021).
Meksi demikian, ia belum bisa memastikan bentuk program apa yang akan diberikan kepada anak-anak korban dari pandemi. Siwi mengatakan data yang terkumpul akan diserahkan ke kementerian dan pelaksanaan program masih menunggu instruksi lebih lanjut. “Programnya masih menunggu dari pusat,” katanya.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengatakan selama pandemi sudah banyak bantuan yang disalurkan ke masyarakat, mulai dari bantuan sosial tunai hingga penyalura sembako. Selain itu, dinas sosial menyiapkan anggaran digunakan untuk pemberian bantuan sembako bagi warga yang menjalani isolasi mandiri.
“Awalnya hanya 1.000 paket, tapi berhubung masih ada sisa anggaran dana maka digunakan pengadaan 1.000 paket lagi. Sembako-sembako ini njuga sudah disalurkan ke masyarakat sesuai dengan sasaran yang akan dicapai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Kejari Karanganyar melanjutkan penyidikan dugaan korupsi retribusi PKL. Sekitar 20 saksi telah diperiksa dan mantan kepala dinas AM kembali dimintai keterangan.
Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta 2-1 di semifinal Piala Presiden 2026 dan memastikan tiket ke partai final.
Pasien obesitas dengan berat badan hampir 300 kilogram di Sragen meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ICU RSSP Sragen.
BPBD Gunungkidul mencatat bantuan air bersih mencapai 698 tangki atau 3,49 juta liter. Distribusi diperkirakan berlanjut hingga musim kemarau berakhir.
KH Marsudi Syuhud menyatakan siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 setelah mendapat dukungan dari PWNU dan PCNU.