Ratusan Anak di Gunungkidul Kehilangan Orang Tua karena Corona

Ilustrasi - Freepik
25 Agustus 2021 16:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com,GUNUNGKIDUL–Pandemi Covid-19 mengakibatkan ratusan anak di Gunungkidul kehilangan orang tua yang meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona.

Data dari Dinas Sosial Gunungkidul menyebur 270 anak yang berpotensi telantar karena kehilangan orang tua, baik berstatus yatim-piatu, yatim atau piatu saja.

Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti, mengatakan pendataan terhadap anak-anak yang terdampak Corona dilakukan melibatkan instansi lain seperti dinas kesehatan dan dinas kependudukan dan catatan sipil. Terdapat 270 anak yang kehilangan orang tua selama pandemi berlangsung.

Menurut dia, pendataan dilakukan sesuai dengan instruksi dari Kementerian Sosial. Hal ini karena ratusan anak ini berpotensi terlantar karena kehilangan kasih sayang dari orang tua. “Mereka masuk dalam kelompok rentan,” kata Siwi, Rabu (25/8/2021).

Meksi demikian, ia belum bisa memastikan bentuk program apa yang akan diberikan kepada anak-anak korban dari pandemi. Siwi mengatakan data yang terkumpul akan diserahkan ke kementerian dan pelaksanaan program masih menunggu instruksi lebih lanjut. “Programnya masih menunggu dari pusat,” katanya.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengatakan selama pandemi sudah banyak bantuan yang disalurkan ke masyarakat, mulai dari bantuan sosial tunai hingga penyalura sembako. Selain itu, dinas sosial menyiapkan anggaran  digunakan untuk pemberian bantuan sembako bagi warga yang menjalani isolasi mandiri.

“Awalnya hanya 1.000 paket, tapi berhubung masih ada sisa anggaran dana maka digunakan pengadaan 1.000 paket lagi. Sembako-sembako ini njuga sudah disalurkan ke masyarakat sesuai dengan sasaran yang akan dicapai,” katanya.