Petani Berharap Ada Solusi dari Pemkab Bantul terkait Anjloknya Harga Cabai

Petani di Nogosari, Selopamioro, Imogiri, Bantul memanen cabai di lahannya, Selasa (31/8/2021). - Harian Jogja/
01 September 2021 05:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Petani cabai di Bantul mengeluhkan rendahnya harga cabai. Mereka berharap ada solusi dari pemerintah untuk meningkatkan harga cabai. Sementara DPRD Bantul mendesak Pemkab untuk bergerak dan membantu petani.

Salah seorang petani cabai di Nogosari, Selopamioro, Imogiri, Mugiran, 56, mengaku saat ini harga cabai terus menurun. Salah satunya, cabai lalap yang biasanya mencapai Rp20.000 per kilogram (kg) turun menjadi Rp11.000 per kg.

"Dan harga ini dari hari ke hari semakin turun," katanya, Selasa (31/8/2021).

Sementara petani lainnya, Samirah, 34, mengaku hanya pasrah dengan penurunan harga cabai. Dia berharap agar harga cabai tidak dibawah Rp10.000 per kg. Sebab, jika harganya dibawah Rp10.000 maka ia akan mengalami kerugian.

"Untuk itu, kami berharap ada upaya dari pemerintah membantu meningkatkan harga cabai," ucapnya.

Ketua Komisi B, DPRD Bantul, Wildan Nafis mendesak Pemkab Bantul untuk turun dan membantu para petani cabai. Sebab, dengan harga cabai yang terus mengalami penurunan, dipastikan akan membuat petani enggan memanen cabai. Sebab, jika dipaksakan dipanen, petani akan mengalami kerugian.

"Kami berharap Pemkab turun tangan dengan membeli hasil panen cabai petani. Jangan sampai petani mengalami kerugian," harapnya.