Advertisement
Jari Tersangkut Bak Oli Motor, Damkarmat BPBD Bantul Evakuasi
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul mengevakuasi seorang warga yang jarinya tersangkut di bak oli sepeda motor saat melakukan pengecekan mandiri, Selasa (13/1/2026) pagi.
Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul, Irawan Kurnianto mengatakan kejadian tersebut dilaporkan ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul sekitar pukul 07.23 WIB.
Advertisement
“Petugas kami mendapat panggilan untuk melepaskan jari seorang warga yang tersangkut di bak mesin motor,” kata Irawan.
Peristiwa itu dialami oleh Muh Amin Yoviansyah, warga Ganten, Dusun Karangsemut, RT 011, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Bantul. Kronologi bermula saat korban mengecek kondisi oli motornya dengan memasukkan jari ke lubang pengisian oli. Namun jari korban justru tersangkut dan tidak bisa dilepaskan.
BACA JUGA
“Karena tidak bisa dilepas secara mandiri, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pusdalops BPBD Bantul,” ujar Irawan.
Petugas Damkarmat yang diterjunkan ke lokasi melakukan penanganan dengan cepat. Proses pelepasan jari korban berlangsung sekitar 10 menit. “Kebetulan tangan korban sudah terkena pelumas mesin, sehingga jari dapat dilepas dengan cara manual tanpa alat khusus,” katanya.
Irawan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pengecekan kendaraan secara mandiri, serta tidak ragu menghubungi layanan darurat BPBD melalui call center 112 apabila membutuhkan bantuan penyelamatan.
BPBD Bantul mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pengecekan kendaraan secara mandiri. Apabila terjadi kondisi darurat atau membutuhkan bantuan penyelamatan, warga diminta segera menghubungi layanan darurat melalui call center 112.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement





