KPU Bantul Gelar Sosialisasi Pemilos Secara Daring

Ilustrasi. pemilos daring - Ist/Freepik
02 September 2021 02:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menggelar sosialisasi Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) daring untuk SMP dan SMA se-Kabupaten Bantul, Rabu (1/9/2021). Sosialisasi diikuti oleh kepala sekolah di 120 sekolah tingkat SMP dan 70 sekolah tingkat SMA.

Kepala bidang tata kelola e-goverment dan aplikasi Diskominfo Bantul, Sri Mulyani menjelaskan pemilos daring akan menggunakan aplikasi yang ditautkan kepada link BantulPedia. Melalui link ini kemudian nanti siswa dapat mengakses fitur E-Pemilos.

"Didalam fitur E-Pemilos ini siswa selaku pemilih dapat melihat visi misi calon Ketua OSIS, melihat profil calon sampai dengan melakukan pemungutan suara secara online. Setelah melakukan pemungutan suara siswa juga dapat melihat hasil pemungutan suara," katanya, Rabu (1/9/2021).

Sementara Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Bantul, Musnif Istiqomah menegaskan pelaksanaan Pemilos daring ini secara serentak akan dilaksanakan untuk jenjang SMP 13 Oktober dan untuk jenjang SMA 20 Oktober mendatang.

"Sedangkan Ketua OSIS terpilih akan dikukuhan secara virtual oleh Bupati Bantul pada tanggal 28 Oktober 2021," katanya.

Baca juga: Ribuan Wisatawan di DIY Berwisata lewat Jalur Tikus, Bayar Jasa Joki hingga Rp50.000

Untuk pelaksanaan Pemilos daring ini,sekolah perlu menyiapkan panitia pemilihan OSIS (PPO) berjumlah 3 orang dengan memperhatikan keterwakilan perempuan. Selain itu sekolah juga perlu menyiapkan kandidat calon ketua OSIS yang nantinya akan dipilih oleh para siswa.

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho menyampaikan pelaksanaan Pemilos 2021 dilaksanakan secara daring mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung sehingga perlu ada metode daring sebagai bentuk adaptasi serta pencegahan penularan covid-19.

"Pelaksanaan pemilos daring ini merupakan bentuk kolaborasi antara KPU Bantul dengan dinas terkait seperti Dinas Kominfo, Dinas Dukcapil, Dinas Dikpora, Badan Kesbangpol, Balai Dikmen serta Kemenag Bantul," ungkapnya.

Didik berharap melalui kegiatan pemilos daring ini ada pendidikan demokrasi sejak dini terutama untuk pemilih pemula di Bantul.

"Di Bantul sendiri untuk Pemilos SMA sudah dimulai sejak Tahun 2011 sedangkan untuk Pemilos SMP sudah dimulai sejak Tahun 2017," jelasnya.