Mesin Mati di Tanjakan Barat Sungai Boyong Pakem, Mobil Terbalik

Mobil sedan yang terbalik di lokasi kejadian sebelum dievakuasi, Kamis (2/9/2021) malam. - Istimewa
03 September 2021 14:27 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pengemudi mobil harus memastikan kendaraannya dalam kondisi prima sebelum menggunakannya, terutama pada jalur tanjakan. Di Pakem, tepatnya di tanjakan sebelah barat sungai Boyong, Padukuhan Kemiri, Kalurahan Purwobinangun, sebuah mobil terguling karena diduga businya mati, Kamis (2/9/2021) malam.

Kapolsek Pakem, Kompol Nuning Sukarminingsih, menuturkan kecelakaan tunggal ini dialami oleh Sugeng Cahyono, laki-laki 34 tahun warga Kapanewon Turi, yang berhasil selamat dalam peristiwa ini. “Mengendarai mobil sedan dengan nomor polisi B 2094 XA,” ujarnya, Jumat (3/9/2021).

BACA JUGA: Sebagian Bantul Mulai Kekeringan

Ia menceritakan kecelakaan berawal ketika pengemudi mobil melaju dari arah timur atau arah Padukuhan Wonorejo menuju barat, ke arah Padukuhan Kemiri. Sesampainya di lokasi kejadian, sekira pukul 19.15 WIB, tiba-tiba mesin mobil mati.

Karena dalam posisi tanjakan, tanpa mesin yang menyala, mobil itu pun berjalan mundur. Dalam keadaan ini, pengemudi tidak dapat mengendalikan mobilnya, hingga akhirnya mobil sedan ini terperosok dan terbalik di kedalaman 2,5 meter di sisi jalan.

Beruntung dalam kejadian ini pengemudi selamat. Pengemudi dapat keluar melalui kaca jendela sebelum mobilnya terbalik. “Mobil telah berhasil dievakuasi. Diduga penyebab kecelakaan karena mobil mengalami busi mati,” ungkapnya.