Srigading Panen Raya Bawang, Bantul Makin Yakin Jadi Food Estate

Petani Malangan, Srigading, panen raya bawang merah pada Sabtu (4/9/2021). - Istimewa
04 September 2021 14:47 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Petani di Srigading, Sanden, Bantul, panen raya bawang merah.

Bendahara Forum Komunikasi Petani Ngrembaka Nir Sambikala, Malangan, Srigading, Abdul Mukid, mengatakan para petani dipinjami bibit sampai 17 ton untuk ditanam di lahan sekitar 15 hektare. “Hasilnya bagus semua karena kami menanam waktu belum banyak ulat, rengit, blorok sehingga tepat sekali waktu tanamnya," tuturnya, Sabtu (4/9/2021)

BACA JUGA: Telan 6 Korban Meninggal, Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Dekat Tebing Breksi

“Waktu tanamnya itu harus tepat, karena kadang-kadang kalau September banyak hamanya, rengit, blorok, ulat. Perkiraan cuaca di BMKG harus diikuti sebagai acuan. Meski tidak akurat 100 persen, paling tidak kami punya gambaran-gambaran tentang risiko hujan lebat.”

“Kami memberikan pinjaman bibit untuk membangkitkan petani.”

Pada masa panen kedua kali ini harga bawang merah terus membaik. Bawang merah kelas C atau ukuran terkecil dihargai Rp13.000-14.000 per kilogram, sedangkan untuk bawang merah kelas B saat ini dihargai dengan Rp15.000 per kilogram. Sementara, bawang merah kelas A atau super dibanderol Rp16.000 per kilogram. "Bila satu ton bibit bisa menghasilkan bawang merah hingga 20 ton, maka besok petani sekitar Srigading bisa panen hampir 400 ton," kata dia.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang turut mengikuti panen raya bawang merah di Srigading mewanti-wanti kepada para petani untuk berhati-hati dalam bertransaksi jual beli hasil panen selama panen raya. Terlebih saat ini harga bawang merah sedang tinggi

Halim mengapresiasi hasil panen bawang merah kedua yang mencapai 15-17 ton per hektare, padahal pada masa tanam pertama hanya mampu mencapai 10 ton per hektare.  

"Ini semakin meyakinkan kami untuk membentuk food estate di Bantul. Ini sesuai dengan Kementerian Pertanian. Bantul ini salah satu kabupaten dari sedikit kabupaten di Indonesia yang ditunjuk sebagai kabupaten food estate,” ujar Halim.