Sudah 96 Warga Binaan Terpapar, Lapas Wirogunan Jogja Kini Zero Covid-19

Tenaga kesehatan melakukan uji swab Covid-19 kepada warga binaan dan petugas Lapas Kelas IIA Wirogunan Jogja, belum lama ini. - Ist/dok
06 September 2021 08:07 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Wirogunan Jogja mengklaim bahwa wilayahnya telah masuk dalam kategori zero Covid-19 atau bebas Covid-19 sejak akhir Agustus. Sebelumnya, sebanyak 96 warga binaan dan 18 pegawai terpapar Covid-19 dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

"Alhamdulillah sejak akhir Agustus 2021 kemarin, Lapas Wirogunan Jogja dinyatakan Zero Covid-19” jelas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA, Wirogunan Jogja, Arimin, Minggu (5/9/2021).

Arimin menjelaskan upaya dan langkah penanggulangan dilakukan pihaknya setelah kasus Covid-19 cukup signifikan di kawasan Lapas. Sejumlah upaya itu yakni tes swab kepada kepada seluruh warga binaan dan pegawai, pemisahan warga binaan di Wisma Isolasi untuk melaksanakan isolasi mandiri, dan penyemprotan disinfektan setiap hari di seluruh lingkungan lapas.

Baca juga: Percepat Herd Immunity, Jasa Rahaja Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

Selain itu, pihaknya juga membagikan mulitivitamin penambah daya tahan tubuh, pemantauan asupan gizi makan, pemantauan kesehatan secara intensif, peningkatan imun warga binaan dengan berjemur dan olah raga setiap hari serta memberlakukan pembatasan kegiatan di lingkungan Lapas Kelas IIA Wirogunan Jogja.

"Saya sampaikan apresiasi kepada semua pegawai yang telah bahu membahu dalam memerangi Covid-19 selama kurun waktu beberapa bulan terakhir ini," katanya.

Arimin menambahkan bahwa, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pihaknya saat ini melakukan pengetatan prosedur masuk di Lapas Kelas IIA Wirogunan Jogja yang berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali.

"Dengan zero Covid-19 ini, jangan sampai kita lemah dan terlena sehingga adanya warga binaan atau pegawai yang terpapar kembali . Oleh karena itu, kita perketat prosedur masuk di lingkungan lapas dengan prosedur keamanan dan prokes ketat," pungkas dia.