Penghuni Selter Covid-19 di Kota Jogja Turun Signifikan

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
07 September 2021 21:07 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Tingkat keterisian selter penanganan COVID-19 di Kota Jogja mengalami penurunan signifikan, bahkan salah satu selter kondisinya kosong, karena tidak ada pasien yang dirawat selama sepekan terakhir.

“Kondisi selter penanganan COVID-19 sudah tidak lagi dipenuhi pasien yang membutuhkan isolasi. Keterisiannya sudah sangat rendah,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Selasa (7/9/2021).

Menurut dia, Selter Tegalrejo Yogyakarta yang memiliki kapasitas 42 kamar dengan 84 tempat tidur tersebut hanya merawat pasien yang ditempatkan di dua kamar. Sedangkan Selter Gemawang sudah kosong selama sepekan terakhir.

“Harapannya, kasus COVID-19 di Yogyakarta bisa terkendali dan terus menunjukkan tren penurunan yang sudah terlihat dalam dua pekan terakhir ini,” katanya.

BACA JUGA: Puluhan Warga Seyegan Gelar Musyawarah Pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen

Selain di selter, kata Heroe, masih ada beberapa pasien COVID-19 yang menjalani isolasi di rumah.

Penanganan di tingkat RT atau mikro pun disesuaikan dengan status zona risiko penularan di wilayah.

Jika di suatu RT ada warga yang terkonfirmasi positif COVID-19, Posko PPKM RT setempat diminta untuk segera melakukan penanganan dengan melakukan pembatasan mobilitas warga.

“Dilakukan penyekatan-penyekatan supaya mobilitas warga di wilayah tersebut terkontrol, sehingga menekan potensi penularan kasus,” katanya.

Pada pekan ini, lanjut Heroe, sekitar 93 persen RT di Kota Yogyakarta berada dalam zona hijau atau tidak ada temuan kasus positif di wilayah tersebut.

“Kondisi ini hampir sama seperti pada Mei dan Juni. Pada saat itu, RT dengan zona hijau mencapai 94 persen,” kata Heroe yang memastikan tidak ada RT yang masuk zona merah.

Sumber : Antara