Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja menyebut semua sekolah yang berada di bawah naungan instansi itu telah siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul turunnya level PPKM di wilayah DIY menjadi level 3. Saat ini, koordinasi bersama Satgas Penanganan Covid-19 setempat dan sejumlah sekolah dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan PTM.
"Sekolah bersih-bersih, koordinasi internal, me-review lagi sarana dan prasarana yang ada lalu SOP-nya bagaimana, intinya tetap siap-siap," kata Kepala Disdikpora Kota Jogja, Budi S. Asrori, Rabu (8/9/2021) .
BACA JUGA: Resmi, Sekolah di DIY Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Budi mengatakan, sampai saat ini belum ada arahan lebih lanjut dari Satgas Penanganan Covid-19 setempat tentang kapan PTM akan dimulai. Jawatannya akan terus berkoordinasi dan mempersiapkan sekolah beserta kelengkapan lain untuk melaksanakan PTM. Dia juga mengklaim semua sekolah di wilayah itu siap melaksanakan PTM jika Satgas Covid-19 mengeluarkan aturan atau memperbolehkan PTM digelar.
"Dari 165 SD dan 65 SMP/MTs semuanya sudah siap, sekolah sudah kami verifikasi di Januari, Maret, April lalu semuanya. Kami tinggal review dan update data lagi, apakah sekolah masih seperti dulu atau bagaimana," ujarnya.
Pemerintah Pusat juga telah mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri soal penyelenggaraan PTM terbatas di masa pandemi. Aturan itu nantinya menjadi pedoman sambil menunggu aturan lain dari Pemkot Jogja tentang penyelenggaraan PTM.
Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Jogja Niken Sasanti menyebut setelah DIY turun level PPKM, pihaknya mengecek sarana dan prasarana pelengkap dalam menunjang proses PTM di masa pandemi nanti. Kebersihan ruang kelas juga diperiksa serta berkoordinasi dengan orang tua murid. Protokol kesehatan harus tetap dijaga. Warga sekolah wajib memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak.
"Dan tentu akan ada skrining untuk anak-anak dalam memastikan mereka sehat dan siap pembelajaran tatap muka," katanya.
Vaksinasi kepada peserta didik juga dilakukan. Niken menyebut sebagian besar siswa sudah disuntik, hanya beberapa murid yang tidak memenuhi ketentuan seperti usia atau pernah terpapar Covid-19 yang belum divaksin.
Sementara, Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi beberapa waktu lalu menyatakan, vaksinasi yang digelar di sejumlah sentra vaksinasi pelajar juga telah rampung pada 4 September lalu. Cakupan vaksin kepada pelajar bahkan telah mencapai 83 persen.
"Sudah mencapai 83 persen pelajar yang sekolah di Kota Jogja, baik dari SD, Madrasah-SMK/SMA/Pondok sudah divaksin. Selebihnya masih berada di luar kota di kampung halamannya atau ada yang tidak mendapat izin orang tuanya," kata Heroe.
Selain itu, pemerintah memastikan bahwa para guru, karyawan, dan petugas lain yang bekerja di sekolah juga telah divaksin. "Meski sekolah sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, kami masih menunggu aspek epidemiologinya. Terutama potensi terjadinya penularan. Hal ini dikarenakan kami menghadapi varian Delta yang sangat cepat menular. Antisipasi kami tentu beda dengan persiapan yang sebelumnya," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Forum Anak Kota Pekalongan dan ULD Lakondik memperkuat kolaborasi pemenuhan hak ABK melalui advokasi, kampanye inklusi, dan ruang berbagi pengalaman.
RSUD Saras Adyatma Bantul membuka layanan Prenatal Gentle Yoga untuk ibu hamil guna menjaga kebugaran dan mempersiapkan persalinan lebih optimal.
12 amalan Bulan Muharram yang dianjurkan ulama, lengkap dengan dalil puasa Muharram, keutamaan Asyura, dan penjelasan para ulama.
AFEBIS mendorong kurikulum ekonomi syariah adaptif era digital untuk memperkuat ekosistem halal dan daya saing industri syariah Indonesia.
PDAM Batang menargetkan 2.000 pelanggan baru per tahun dengan menambah sumber air baku untuk mendukung pertumbuhan perumahan dan industri.