Jangan Langsung Marah, Jeda Beberapa Detik Bisa Ubah Respons Emosi
Penelitian University of Sydney menemukan bahwa berhenti sejenak sebelum bereaksi dapat membantu mengelola emosi dan mencegah keputusan impulsif.
Objek wisata Watu Lumbung Culture Resort./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Objek wisata Watu Lumbung Culture Resort, Parangtritis, Bantul, masuk dalam 20 lokasi uji coba pembukaan tempat wisata oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Rabu (8/9/2021).
Selain menyiapkan sarana dan prasarana untuk penerapan protokol kesehatan yang ketat, pengelola juga akan memasang barcode aplikasi PeduliLindungi.
BACA JUGA: Pakar Genetik UGM Sebut Varian Mu Tak Seganas Delta
"Besok kami sudah buka dan kami sudah siap menerima open visitor untuk stay dan pelayanan kuliner. Saat ini barcode baru dikirim oleh tim dari Kementerian Kesehatan," kata kata pemilik sekaligus pengelola Watu Lumbung Culture Resort, Boy Rifai, Rabu.
Sarana dan prasarana pendukung penerapan protokol kesehatan sudah siap. Watu Lumbung akan membatasi jumlah pengunjung, maksimal 80 setiap harinya.
"Area kami sangat luas tetapi kami memang sengaja membatasi hanya 80 pengunjung atau lima rombongan setiap harinya. Itu sudah jumlah maksimal dari kami," lanjutnya.
Keputusan Kemenparekraf memilih Watu Lumbung Culture Resort bersama dengan dua objek wisata lain di DIY yakni Taman Pintar dan Istana Ratu Boko masuk dalam 20 lokasi uji coba pembukaan tempat wisata adalah keputusan yang tepat.
Objek wisata yang ditawarkan di Watu Lumbung adalah wisata edukasi. Selain ada Istana Trigona, terdapat sejumlah objek yang bisa digunakan oleh pengunjung tidak hanya untuk wisata tapi juga tempat belajar menghargai alam. Lokasi tersebut banyak ditumbuhi pohon jati.
"Di sini juga bisa digunakan untuk lokasi shooting video, asal tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ucap Boy.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Annihayah mengaku kaget dengan terpilihnya Watu Lumbung sebagai satu dari 20 lokasi uji coba pembukaan tempat wisata. Sebab, ada beberapa lokasi yang semestinya lebih layak, karena telah memiliki sertifikat jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan (CHSE).
"Seperti Mangunan dan Pantai Gua Cemara itu kan harusnya layak, karena sudah mengantongi CHSE. Tapi, karena ini adalah keputusan dari Pusat, kami tidak bisa berbuat apa-apa," katanya.
BACA JUGA: Bromo dan Semeru Kembali Dibuka untuk Wisatawan, Ini Aturannya
Annihayah terus berupaya mendaftarkan objek wisata baik pantai maupun wisata alam lainnya ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan barcode aplikasi PeduliLindungi.
"Sampai saat ini belum diterima. Padahal barcode aplikasi ini penting sebagai dasar dan upaya kami untuk bisa melayani di objek wisata," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penelitian University of Sydney menemukan bahwa berhenti sejenak sebelum bereaksi dapat membantu mengelola emosi dan mencegah keputusan impulsif.
Claude sempat error selama 2 jam 46 menit pada 24 Agustus 2026. Simak kondisi layanan, harga Claude Pro, dan bedanya dengan ChatGPT.
Dinsos Kulonprogo membuka layanan aduan perubahan desil kesejahteraan akibat pemutakhiran DTSEN. Warga bisa memperbarui data.
Singapura kota dengan transportasi umum terbaik dunia versi Oliver Wyman Forum 2024. Jakarta peringkat 28. Simak daftar 10 kota terbaik dan posisi Indonesia.
Timnas voli putri Indonesia kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026. Ini kekalahan pertama Garuda Pertiwi dari tiga laga. Simak jalannya pertandingan. (
Mahasiswa Unsoed menggelar aksi dan mendesak reformasi kampus setelah kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru.