Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Penyandang disabilitas mendapatkan vaksin Covid-19. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja akan fokus pada percepatan vaksinasi dan evakuasi pasien Covid-19 ke isolasi terpusat (isoter) guna mengurangi sebaran kasus di masa PPKM level 3 yang berakhir hari ini. Jumlah kasus harian Covid-19 di wilayah itu juga menurun dari waktu sebelumnya.
Komandan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Yudiria Amelia menyebut sampai dengan hari terakhir penerapan PPKM level 3, jumlah kasus aktif di Jogja berkurang cukup signifikan. Jumlah kasus aktif per Senin 13 September ini hanya 391 orang.
BACA JUGA: Menkes: 3.000 Orang yang Positif Covid-19 Jalan-Jalan ke Mal
"Jumlah kasus juga landai, tapi kami lihat ke depan juga karena kelihatannya suasana sudah mulai ramai lagi," katanya, Senin (13/9/2021).
Yudiria menjelaskan pada awal penerapan PPKM level 3 7 September lalu, jumlah kasus aktif di Kota Jogja 541 orang dan kini tinggal 391. Pun demikian dengan jumlah pasien meninggal, sepekan PPKM level 3 hanya ada tiga pasien yang meninggal dunia.
"Kasus sembuh juga meningkat terus, paling banyak pada 9 September yakni sebanyak 121 pasien sembuh," ungkapnya.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti meminta masyarakat tidak euforia berlebihan. Pengetatan dan penerapan protokol kesehatan hendaknya tetap dilaksanakan agar peningkatan kasus tidak lagi terjadi. Pemkot mempercepat capaian vaksinasi serta fokus pada evakuasi pasien yang isolasi mandiri di rumah ke sejumlah isoter.
BACA JUGA: Sultan HB X Keberatan dengan Banyaknya Bus Wisata: Mau Bikin Jogja Merah Lagi?
Menurut Haryadi, data terbaru menunjukkan sebanyak 118.000 warga Kota Jogja belum disuntik vaksin. Padahal, Pemkot Jogja telah mendistribusikan sebanyak 500.000 dosis vaksin. Sebanyak 60 persen penerima ber-NIK luar Kota Jogja dan 40 persen NIK Kota Jogja. "Kami akan coba koordinasikan dengan camat dan lurah, supaya cakupan vaksinasi cepat," kata Haryadi.
Menurut Haryadi, warga yang menjalani isoman di rumah sangat rentan menularkan anggota keluarga yang lain. "Lurah dan camat juga kami suruh memeriksa kemungkinan pasien isoman di daerah masing-masing. Kami harapkan tidak ada lagi pasien isoman, semua mesti di isoter," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke Iran menaikkan harga minyak dan membebani pembayar pajak AS.
Prabowo menunjuk Fadil Imran sebagai Wakil Kepala III BOPPJ untuk memperkuat penataan pesisir dan mitigasi risiko bencana Pantura Jawa.
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.