Advertisement

Puluhan Reklame di Bantul Bakal Dirobohkan Pekan Ini, Apa Penyebabnya

Catur Dwi Janati
Senin, 13 September 2021 - 12:27 WIB
Bhekti Suryani
Puluhan Reklame di Bantul Bakal Dirobohkan Pekan Ini, Apa Penyebabnya Petugas Satpol PP Bantul memasangi tulisan peringatan ke sejumlah reklame yang dinilai melanggar perda pada Jumat (27/8/2021). - Istimewa/ Dok Satpol PP Bantul

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL-- Puluhan reklame di Bantul bakal dirobohkan pekan ini karena sudah melewati masa tenggat konfirmasi. Beberapa reklame yang terbengkalai dinilai membahayakan dan mengancam keselamatan warga.

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharya memastikan bila penindakan terhadap reklame-reklame yang pemasangannya tidak optimal bakal dilakukan pekan ini. Reklame yang melanggar sebelumnya telah diberi waktu konfirmasi dalam kurun waktu 7x24 jam. "Rabu dan atau Kamis pekan ini akan ditindak," ujarnya pada Senin (13/9/2021)

"Nanti coba kita lihat Rabu dan Kamis sesuai agenda. Sekiranya tidak ada sesuatu yang urgen mungkin akan dilakukan pembongkaran reklame-reklame yang sudah terdata," imbuhnya.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Sebelumnya Satpol PP melakukan operasi reklame Jumat (27/8/2021) di Kapanewon Jetis, Kapanewon Imogiri, Kapanewon Banguntapan, sepanjang jalan Imogiri Timur dan Imogiri Barat.

BACA JUGA: Belum Puas, Korut Kembali Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Jauh

Setidaknya 20 reklame yang dinilai tidak optimal dan melanggar telah dipasangi tanda peringatan dari Satpol PP. Dalam operasi tersebut, Satpol PP masih menemukan sejumlah reklame yang dipasang pada pohon, tiang listrik, dan tiang telepon kabel hingga rambu lalu lintas.

Sampai waktu konfirmasi habis, tak satu pun pemilik reklame melakukan konfirmasi ke Satpol PP Bantul. "Tidak ada satu pun yang mengkonfirmasi. Hanya ada pada saat ditempelkan [tulisan peringatan] ada yang mengonfirmasi ini milik si A menyanggupi dilakukan pembongkaran sendiri," ujarnya.

"Di situ mungkin dititipi lahan yang dipakai atau gimana. Sehingga ketika kita tempeli itu malah berinisiatif enggak usah ditempel, nanti kita lepas sendiri," tandasnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Jogjapolitan | 37 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Jogjapolitan | 13 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Capai Finish Bank Jateng Friendship Run Borobudur Marathon 2022, Ganjar Kain Tenun Ulos

News
| Senin, 26 September 2022, 09:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement