Susah Sinyal Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Objek Wisata di Bantul

Uji coba di Pinus Sari Mangunan, Senin (13/9/2021). - Harian Jogja/Jumali
13 September 2021 19:47 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Uji coba operasional Pinus Sari, satu dari tiga objek wisata di DIY yang menjadi percontohan pembukaan selama PPKM, Senin (13/9/2021) berjalan lancar. Meski demikian, masih ada kendala susah sinyal karena belum semua provider memiliki sinyal stabil di lokasi tersebut.

"Masalah sinyal saat scan QR code aplikasi PeduliLindungi ini jadi evaluasi dan bahan laporan kami ke pimpinan nantinya," kata Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Annihayah, Senin.

BACA JUGA: Mahasiswa UNS Ditangkap Saat Kunjungan Jokowi, Begini Penjelasan Kapolresta Solo

Kendati demikian, Annihayah optimistis uji coba internal akan berhasil dan pekan ini objek wisata tersebut sudah bisa beroperasional. Hal ini mengacu kepada SE dari Kemenparekraf yang menyebut mulai 12 September, 20 objek wisata di Jawa sudah boleh melakukan uji coba.

"Pada aplikasi tadi tertera sekitar 1.900, atau 25% dari daya tampung tempat ini. Harapan kami pekan ini sudah bisa dibuka," katanya.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY Kurniawan meminta kepada semua pelaku wisata untuk melakukan scan QR code PeduliLindungi. Tujuannya, untuk memastikan semua pelaku wisata sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Dari scan tersebut akan muncul tanda hijau, kuning dan merah.

"Ini sebagai petunjuk mana saja yang boleh masuk atau tidak," katanya.

Kurniawan mengatakan akan melaporkan hasil uji coba kepada  Kemenparekraf terkait kesiapan objek wisata.

"Apabila mendapat lampu hijau maka obwis akan langsung beroperasi,” kata dia.

Kurniawan mengakui kendala yang dialami di Pinus Sari adalah sinyal provider.

Selain itu, pengelola Pinus Sari harus menyediakan petugas yang siap membantu pengunjung jika kurang paham mengoperasikan aplikasi PeduliLindungi.

BACA JUGA: Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman, Dokter di Semarang Jadi Tersangka

"Butuh semacam helpdesk di sini nanti untuk membantu pengunjung," ucapnya.

Pengelola Pinus Sari Mangunan Anang Suhendri mengatakan siap menyambut wisatawan. Selain menyiapkan protokol kesehatan, zonasi pengunjung juga siap diterapkan.

"Begitu juga petugas cek suhu serta tempat cuci tangan. Semua sudah siap," kata dia.