iPhone Duo Andalkan Kamera 48MP, Tak Dibekali Lensa Telefoto
iPhone Duo mengusung dua kamera belakang 48MP, fitur Smart Take dan Kid Cue, tetapi tidak memiliki sejumlah kemampuan kamera profesional iPhone 18 Pro.
Ilustrasi pemangkasan pohon perindang./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul terus mengintensifkan pemangkasan pohon yang terlalu rindang, khususnya yang berada di tepi jalan umum. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat memasuki musim penghujan.
"Kami intensifkan. Biasanya minimal sepekan kami melakukan empat kali pemotongan pohon, untuk antisipasi terkait dengan keberadaan pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Ari Budi Nugroho, Senin (13/9/2021).
Selain itu ia juga mengimbau masyarakat untuk memotong sendiri pohon sekitar rumah yang dianggap membahayakan jika tertiup angin kencang atau meminta bantuan petugas DLH untuk memotongnya.
"Masyarakat kami harapkan juga bisa melakukan pemangkasan secara mandiri. Jika tidak bisa berkoordinasi dengan kami, dan kami akan membantu," lanjutnya.
Baca juga: 3 Tempat Wisata di DIY Resmi Dibuka, Siapkan 2 Aplikasi Ini Jika Ingin Berkunjung!
Potensi Bencana Lainnya
Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengungkapkan memasuki musim penghujan masyarakat harus mewaspadai kemungkinan angin kencang. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat sebisa mungkin memangkas pohon yang terlalu rindang. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi terjadinya pohon tumbang saat memasuki musim penghujan.
"Selain itu, masyarakat juga harus terus mengecek kondisi saluran air. Sebab, dimungkinkan saluran air yang tersumbat dan mengalami pendangkalan akan menyebabkan air meluap. Padahal, jika mengacu pada prediksi BMKG curah hujannya nanti cukup tinggi," jelasnya.
Di samping itu, BPBD juga mengingatkan kepada masyarakat terkait potensi longsor. Selain itu, BPBD juga akan membuat pos pantau untuk mengawasi mengenai potensi longsor yang melibatkan sejumlah relawan di tingkat kalurahan. "Nanti tidak hanya pantau debit sungai, nanyi pantau potensi gerakan tanah atau tanah longsor," terang Dwi.
Menurut Dwi, saat ini ada beberapa daerah rawan longsor. Selain kapanewon Piyungan, ada Dlingo, Imogiri, Pleret, Pundong, sebagian kapanewon Pandak, dan Pajangan. Selain longsor, kawasan rawan longsor tersebut juga berpotensi terkena limpasan air. "Karena resapan sudah mulai berkurang," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone Duo mengusung dua kamera belakang 48MP, fitur Smart Take dan Kid Cue, tetapi tidak memiliki sejumlah kemampuan kamera profesional iPhone 18 Pro.
Dua korban KM Virgo Transport 8 ditemukan penyelam BSG di dalam bangkai kapal dan dievakuasi dengan helikopter HR-3601 ke Banjarmasin
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Harga BBM 21 September 2026: Pertamax Rp15.950, Pertalite Rp10.000. Sejumlah BBM nonsubsidi Pertamina, BP, Vivo dan Shell naik.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Menaker Yassierli menyebut transisi hijau membuka peluang kerja baru. Indonesia menargetkan 5,01–5,32 juta tenaga kerja hijau pada 2029.