Advertisement

Pengembangan Geoheritage di Bantul Tunggu Rencana Induk

Catur Dwi Janati
Sabtu, 18 September 2021 - 09:37 WIB
Budi Cahyana
Pengembangan Geoheritage di Bantul Tunggu Rencana Induk Salah satu lokasi geoheritage Sesar Opak Bukit Mengger, Jetis, pada Jumat (17/9/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Tindak lanjut pengembangan lokasi geoheritage di Bantul masih menunggu berbagai aspek. Rancangan induk dari provinsi masih dinantikan.

Kepala Bappeda Bantul, Isa Budi Hartomo, mengatakan progres geoheritage sudah sampai pada identifikasi lahan. "Sudah pemetaan lahannya, sudah terindentifikasi. Kedua sudah membentuk pengelola atau forum," ujarnya pada Jumat (17/9/2021).

"Kami masih menunggu selesainya yang program provinsi menyusun rencana induk geopark. Jadi geopark di dalamnya ada geoheritage-geoheritage, maka rencana induk itu jadi acuan." 

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Kemungkinan rencana induk bakal selesai pada November. "Kalau November jadi delimitation zona inti, zona penyangga dan zona pengembangan juga sudah kelar. Lalu setelah itu tinggal peran kabupaten meneruskan delimitation zona pengembangannya," ungkapnya.

Isa menjelaskan, zona inti menjadi pusat kawasan pelestarian. Lalu zona penyangga merupakan area transisi dari zona inti ke zona pengembangan. 

Dari identifikasi lahan, sebagian besar geoheritage merupakan lahan Sultan Grond. "Akan tetapi nanti tergantung gambarnya, delimitation-nya batas zonanya sampai mana. Ini kan belum selesai," tambahnya.

"Sosialisasi warga di sekitar geoheritage akan dilakukan setelah klir batas-batasnya. Yang disosialisasikan, kan batas-batasnya. Ini yang kita lestarikan, kalau pengembangannya yang di sana, kira-kira begitu," ungkapnya.

Warga sekitar geoheritage Sesar Opak Bukit Mengger, Trimulyo, Jetis, Jangka Purwana, mengaku telah tahu bahwa lokasi Bukit Mengger masuk ke dalam geoheritage. Sebelum pandemi, warga hanya tahu proses geoheritage sampai tahap survei. 

Namun, setelah pandemi, belum terlihat aktivitas lagi di sekitar kawasan. Menurut penuturan Jangka, setiap harinya lokasi Bukit Mengger dijadikan area rekreasi warga sekitar dan kawula muda melihat panorama alam dari ketinggian. 

Advertisement

Salah satu lokasi geoheritage Sesar Opak Bukit Mengger, Jetis, pada Jumat (17/9/2021)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Ini Dia 3 Anggota Baru Bawaslu DIY

Ini Dia 3 Anggota Baru Bawaslu DIY

Jogjapolitan | 6 hours ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Penembakan di Sekolah Rusia, Korban Tewas hingga 13 Orang

News
| Selasa, 27 September 2022, 03:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement