Polisi Buru Pelempar Bom Molotov LBH Jogja

Kantor LBH Jogja dilempar bom molotov. - Facebook Budhi Masthuri
19 September 2021 19:17 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, GONDOMANAN - Polresta Jogja  memburu pelaku pelempar bom molotov ke kantor LBH Jogja pada Sabtu (18/9/2021) kemarin. LBH Jogja juga telah melayangkan laporan resmi ke kepolisian untuk mengusut tuntas insiden tersebut.

Kapolresta Jogja, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan, saat ini insiden itu langsung ditangani oleh unit Reskrim setempat. Petugas masih mengembangkan temuan awal di lokasi pelemparan dan juga sejumlah barang bukti lainnya.

"Laporan sudah masuk Sabtu malam. Saat ini tengah dikembangkan dan diselidiki lebih lanjut," kata Purwadi, Minggu (19/9/2021).

Kanit Reskrim Polsek Kotagede, Iptu Mardiyanto mengungkapkan bahwa semua temuan dan juga barang bukti yang diperoleh Polsek telah diserahkan ke Polresta Jogja. Penyelidikan kini akan diintensifkan oleh unit Reskrim Polresta agar lebih maksimal.

"Sudah diambil alih dari Reskrim Polresta. Kami temukan pecahan botol bensin satu literan, sumbu yang terbakar dari nilon plastik dan kain, korden terbakar, dan juga tutup botol. Barang buktinya akan menjadi bekal untuk penyelidikan," ujar dia.

Mardiyanto menduga kuat bahwa pelaku pelemparan berjumlah dua orang. Menurut dia sangat tidak mungkin aksi itu dilakukan seorang diri mengingat bekas lemparan, kondisi lokasi dan juga bukti lain menunjukkan tanda-tanda bahwa pelakunya berjumlah lebih dari satu orang.

"Dari bekas lemparan, kalau dia bawa motor dan melakukan sendiri itu kecil sekali kemungkinannya, biasanya satu di atas motor dan satu lagi melempar. Bekas lemparan kan tidak maksimal jatuhnya di dinding dan merembet ke lantai apinya, dan itu terlihat dilakukan sangat buru-buru," ujar dia.

Mardiyanto menjelaskan bahwa, bekas kobaran api juga hanya mengenai dinding bagian depan kantor dan sedikit korden kaca bagian depan. Terduga pelaku menurut dia melakukan aksi itu dengan kondisi gugup dan tidak diperhitungkan dengan matang. "Lain hal kalau dia tenang dan profesional, pasti bom molotov diarahkan langsung ke jendela dan bisa kebakaran hebat. Kurang profesional juga terlihat dan kondisi terburu menyalakan api dan cepat makanya kena di dinding," ungkap dia.

Sampai saat ini, pihaknya belum mengantongi motif pelemparan itu. Namun dari penuturan Direktur LBH Jogja, diduga ada beberapa hal yang melatarbelakangi insiden tersebut, yakni berkaitan dengan advokasi kasus yang dilakukan oleh LBH Jogja, klien yang tidak puas dengan layanan LBH Jogja atau pihak lawan yang tengah berperkara dengan LBH Jogja.

"Direkturnya juga mengakui bahwa tahun ini hampir semua kantornya LBH diteror di berbagai daerah. Insiden seperti ini kan pernah juga kalau tidak salah 3 tahun lalu di kantor lama mereka dan itu berkaitan dengan kasus tanah yang bandara di Kulonprogo. Apakah ini dengan kasus yang sama kita belum tahu. Kasusnya besar semua yang sedang mereka ditangani," katanya.