Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Nelayan Pantai Trisik menjala ikan juwi pada Selasa (21/9/2021)./Istimewa-Satlinmas Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Ikan teri atau yang kerap disebut ikan juwi oleh warga lokal bermunculan di Sesisir Selatan wilayah Kulonprogo. Tak ayal, warga setempat memanen ikan yang muncul di bibir pantai maupun di laguna.
Selain dijual, ikan juwi juga dikonsumsi oleh warga di tengah masa sulit penerapan PPKM berjenjang.
BACA JUGA: Bulan Terlihat Lebih Besar dan Oranye saat Full Harvest Moon, Ini Penjelasannya..
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, mengatakan ikan juwi di wilayah Pantai Selatan Kulonprogo bermunculan di dua titik yakni di Pantai Trisik dan Pantai Glagah.
"Semalam warga juga siap njala (menjala) di Pantai Glagah. Namun sepi tidak ada yang muncul," kata Aris pada Rabu (22/9/2021).
Sementara itu, ikan juwi di Pantai Trisik muncul pada Selasa (21/9/2021) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Sejumlah warga memanen ikan juwi dengan cara menjala.
"Ikan juwi seringkali muncul sekitar sore menjelang malam. Di masa PPKM ini, kehadiran ikan juwi cukup membantu warga agar dapur tetap mengepul," ujar Aris.
Kehadiran ikan juwi sendiri membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terlebih, ikan juwi juga dapat dijual agar warga mendapatkan pundi-pundi rupiah di tengah penerapan PPKM berjenjang.
"Biayanya hanya dikonsumsi pribadi. Namu, jika sisa banyak dijual di pasar ikan," kata Aris.
Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Catur Nur Amin menjelaskan fenomena kemunculan ikan juwi terjadi saat musim pancaroba.
Selain faktor cuaca, terdapat tiga kemungkinan fenomena kemunculan ikan juwi. Pertama, perubahan suhu air laut yang terjadi mengakibatkan ikan juwi mencari suhu yang lebih hangat yakni ke daratan.
Faktor kedua yakni saat gerombolan juwi atau ikan teri ini berpindah dari satu tempat ke tempat lain karena dikejar oleh predator misalnya ikan layur. Hal itu membuat gerombolan terpecah dan sebagi menuju ke pantai.
BACA JUGA: Baru Tiga Bulan Menjabat, Bupati Kolaka Timur Andi Mery Nur Ditangkap KPK
"Kemungkinan ketiga adalah ikan juwi terkena hempasan gelombang tinggi sehingga sebagian ikan juwi menuju ke daratan imbas tersapu gelombang tinggi. Kebetulan ombak di pantai selatan itu kan tinggi," ujar Catur.
Fenomena kehadiran ikan juwi di Pantai Selatan wilayah DIY diprediksikan terjadi selama tiga hari. Ikan teri menuju ke daratan pada malam hari karena tertarik dengan cahaya.
"Pada malam hari ikan juwi kembali ke tengah. Ikan teri tertarik dengan cahaya. Oleh karena itu, di pelabuhan banyak terdapat ikan juwi walaupun kondisi hari sudah pagi," kata Catur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Tur reuni Oasis membuat kekayaan Noel dan Liam Gallagher melonjak hingga Rp7,6 triliun dan masuk daftar musisi terkaya Inggris.
Aturan terbaru PPPK mengubah skema karier ASN kontrak, mulai dari pensiun, kenaikan gaji berkala, hingga peluang jabatan tinggi.
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Arsenal makin dekat juara Liga Inggris usai menang atas Burnley. Kini Manchester City wajib menang agar persaingan gelar tetap hidup.