Partai Gerindra Sasar Setengah Juta Warga untuk Divaksin

Pelaksanaan vaksinasi Partai Gerindra di Suryawijayan, Kota Jogja, Kamis (23/9/2021). - Ist.
23 September 2021 14:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Sekjen Partai Gerindra Saiful Muzani menyatakan partainya menargetkan sasaran 500.000 atau setengah juta warga untuk divaksin dalam mendukung percepatan vaksinasi Covid-19. Di DIY, pelaksanaan vaksinasi ini digelar di Suryawijayan, Kota Jogja, Kamis (23/9/2021) pagi.

"Vaksinasi yang digelar Partai Gerindra di Kota Jogja awal dari vaksinasi Gerindra di DIY, ini bagian dari upaya kami menyasar 500.000 vaksinasi di seluruh Indonesia," kata Saiful Muzani kepada wartawan.

Ia menambahkan setiap DPD Gerindra di Indonesia melakukan vaksinasi dengan menyasar antara 10.000 hingga 15.000 warga untuk divaksinasi. Melalui gerakan itu harapannya dapat membantu percepatan herd immunity sehingga dapat memulihkan kembali perekonomian dan pendidikan.

"Kami lakukan upaya untuk memulihkan kepercayaan diri masyarakat, sektor ekonomi pendidikan bisa bergairah kembali, meskipun vaksin bukan berarti menghilangkan potensi Covid-19, tetapi ini dalam rangka menghindari Covid-19 kami ingin menjadi bagian dari proses besar ini," ujarnya.

Baca juga: Siapkan Ribuan Dosis, Bantul Sasar Pekerja Industri yang Tercecer dari Vaksinasi

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DIY Danang Wahyu Broto menjelaskan partai memungkinkan akan menyasar antara 10.000 hingga 15.000 warga di DIY untuk divaksin. Adapun vaksinasi pagi ini menyasar sebanyak 500 warga di Suryawijayan.

Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan jajaran partainya di kabupaten dan kota di DIY. Proses vaksinasi akan mencari warga yang belum tersasar program vaksinasi. Mengingat seperti di Kota Jogja misalnya, capaian vaksinasi telah berada di angka lebih dari 100% namun, masih ada warga Kota Jogja yang belum divaksin.

“Kami akan berusaha untuk mengajak masyarakat yang belum divaksin agar segera mendatangi sentra vaksinasi. Agar herd immunity 80 persen capaian vaksinasi ini bisa segera terwujud. Sehingga kegiatan perekonomian bisa berjalan normal kembali,” katanya.