WJNC 2026 Diperluas Jadi Festival Sepekan, Libatkan 14 Kemantren
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan(FIKes) Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menyelenggarakan pengabdian masyarakat di Dusun Garongan Wonokerto, Sleman. /Ist-dok
Harianjogja.com, JOGJA-- Fakultas Ilmu Kesehatan(FIKes) Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menyelenggarakan pengabdian masyarakat di Dusun Garongan Wonokerto, Sleman, dengan wujud kegiatan berupa penyuluhan kepada kader secara offline (mendatangi rumah kader satu persatu).
Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara door to door kepada kader dikarenakan kondisi yang belum mumungkinkan untuk dilaksanakan penyuluhan secara massal. Kegiatan ini dilakukan dilakukan selama satu minggu, dalam setiap harinya hanya ada 2-3 kunjungan, total peserta pengabdian masyarakat sebanyak 10 orang, yang mulai dilaksanakan pada hari Minggu (1/8/2021), selanjutnya dilakukan monitoring seminggu sekali.
Dosen Prodi Kebidanan Program Sarjana dan Profesi, Agustin Endriyani menjelaskan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu bentuk dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang dilakukan dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
"Kegiatan ini dilakukan dengan mengoptimalkan kader posyandu lansia dan balita untuk memberikan informasi kepada warganya untuk menjelaskan kepada warga terkait cara pembuatan hand sanitizer dan pentingnya menjaga pencegahan penularan virus corona di masyarakat," jelasnya, Senin (27/9/2021).
Dari penyuluhan tersebut, diharapkan kader meneruskan informasi kepada masyarakat sekitar. Hal ini bertujuan agar masyarakat khususnya warga Garongan Wonokerto Sleman bisa membuat hand sanitizer secara mandiri untuk keperluan pribadi dan dapat menyediakan ketersediaan hand sanitizer di tempat umum di desa Garongan.
Pembuat hand sanitizer secara mandiri maka dapat membuat perekonomian semakin baik karena menurunkan anggaran pengeluaran pembelian hand sanitizer. Serta tersedianya hand sanitizer di tempat umum yaitu di masjid, di TK , SD, saat poyandu lansia dan balita, dan lain sebagainya. "Lebih lanjut akan membuat masyarakat mudah menggunakan, dan lebih sadar tentang pentingnya kebersihan dalam pencegahan virus covid ini," tambah Agustin.
Ia menjelaskan menambahkan pembuatan hand sanitizer ini juga sangat mudah dan tidak membutuhkan biaya yang banyak karena memanfaatkan tanaman yang ada di sekitar tempat tinggal, yaitu lidah buaya dan alcohol 70%.
Bentuk dari pengabdian yang dilakukan adalah berupa penyuluhan dan pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer yang diikuti sejumlah 10 peserta . Peserta mengapresiasi dengan baik program pengabdian yang dijalankan ini dan berperan aktif dalam menginformasikan ke masyarakat sekitar. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan