Goa Selarong Bantul Akan Direvitalisasi, Butuh Rp425 Juta
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.
Vaksinasi massal kepada pedagang pasar tradisional, pekerja toko berjejaring, insan perdagangan dan juga perhotelan yang digelar di Pasar Prawirotaman, Jogja, Selasa (28/9). (Harian Jogja/Yosef Leon)
Harianjogja.com, JOGJA—Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bisnis Dinas Perdagangan (UPT Pusat Bisnis Disdag) Kota Jogja bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan menyelenggarakan vaksinasi massal kepada pelaku ekonomi di Kota Jogja, di Pasar Prawirotaman, Selasa (28/9).
Sebanyak 300 vaksin diinjeksikan kepada pedagang pasar tradisional, pekerja toko berjejaring, insan perdagangan dan juga perhotelan.
"Harapannya dengan vaksinasi ini dan karena melihat perkembangan Covid-19 juga sudah melandai ya, sehingga kami juga siapkan agar pelaku ekonomi khususnya di Jogja atau pasar, perdagangan dan wisata itu bisa tervaksin semua dan begitu sektor itu dibuka penuh semuanya sudah siap," kata Kepala UPT Pusat Bisnis Disdag Kota Jogja, Agung Dini Wahyudi Soelistyo, Selasa.
Agung mengatakan, peserta yang divaksin pada kesempatan itu tidak hanya yang berasal dari Kota Jogja saja, tetapi juga berasal dari luar daerah yang sehari-hari kerap beraktivitas di Kota Jogja. Dengan demikian, aktivitas pelaku ekonomi dapat lebih aman dan nyaman saat bertransaksi bagi para pelanggan.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono menyebut cakupan vaksinasi kepada para pedagang pasar tradisional dan juga modern sejauh ini sudah sangat optimal. Rata-rata pusat perbelanjaan atau mal telah memvaksin 100% karyawan dan juga para tenant-nya. Sementara untuk pedagang tradisional, dari sekitar 13.000 yang terdata, hanya sekitar 800 orang yang belum divaksin.
"Sebenarnya vaksinasi pedagang kan sudah dilaksanakan pada saat Presiden Jokowi datang ke Jogja Maret lalu tapi memang belum maksimal. Sehingga yang belum itu diikutsertakan di Prawirotaman ini dan besok kalau masih ada yang belum lagi itu akan kita arahkan ke sentra vaksin," kata dia.
Termasuk Buruh Gendong
Yunianto memastikan cakupan vaksinasi yang diberikan tidak hanya kepada pedagang pasar namun juga bagi buruh gendong, manajemen, petugas kebersihan dan trantib yang kerap beraktivitas di area itu.
Sosialisasi kepada lurah juga sudah disampaikan agar lebih peduli dengan kegiatan vaksinasi ini. Mereka diminta untuk proaktif mendata pedagang dan warga pasar yang belum vaksin.
"Makanya jika ada kesempatan vaksin seperti ini kami juga ikutsertakan agar dari sektor ekonomi lain bisa ikut," ujar dia. (Yosef Leon)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Goa Selarong Bantul akan direvitalisasi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp425 juta. Dinas Pariwisata mencari dukungan CSR untuk memperbaiki fasilitas.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Fornazari mencetak gol perdana untuk PSS Sleman, tetapi rela menukar gol tersebut dengan kemenangan Super Elja.
Aghniny Haque mempelajari bahasa isyarat arkais yang langka untuk memerankan Melor dalam film horor Malaysia, Khadam.
BRICS menyerukan penyelesaian damai konflik dunia, menolak pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, dan soroti risiko nuklir.
Hari keenam pencarian delapan orang yang hilang di Selat Sunda diperluas hingga 6.010 NM² dengan dukungan unsur laut, udara, dan darat.